Ferry: Baznas Ikut Tangani Kemiskinan Jateng

IMG 20220610 WA0075

HADIRI BAZNAS. Ferry Wawan Cahyono menghadiri pelantikan Pimpinan Baznas Provinsi Jateng masa bakti Th. 2022 s.d 2027, Jum’at (10/6/2022), di Gedung Gradhika Bakti Praja Komplek Gubernuran, Kota Semarang. (foto ervan ramayudha)

GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng mendukung upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng dalam penanganan kemiskinan. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, usai menghadiri pelantikan Pimpinan Baznas Provinsi Jateng masa bakti 2022-2027 di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jum’at (10/6/2022).

Pada kesempatan itu ia memberikan apresiasinya terhadap kinerja Basnaz selama ini. Ia berharap DPRD dan Baznas dapat bersinergi dalam upaya penanganan kemiskinan yang sangat ekstrim di Jateng. 

“Tentu, hal itu jadi satu bagian yang baik antara Baznas dan Pemerintah Provinsi dapat selalu berjalan dengan baik dan harapannya Baznas dapat terus meningkatkan organisasinya dan dapat terus menghimpun potensi zakat Jateng,” kata Politikus Golkar itu.

Sebagai informasi, dalam pelantikan pimpinan Baznas masa bhakti 2022-2027, KH. Ahmad Darodji kembali didaulat menjadi Ketua Baznas Provinsi Jateng. Gubenur Ganjar Pranowo juga melantik 4 wakil ketua diantaranya Hadlor Ihsan, Zain Yusuf, Rosihan, dan Sholahuddin Aly.

“Baznas Jateng sangat kreatif. Tidak hanya soal kolektif dan charity tapi bisa dimanfaatkan lebih produktif. Hampir setiap saat kita mencoba menyelesaikan secara kolaboratif dan responnya cepat. Saya bahagia karena Pak Wagub seorang kiai, jadi kami selalu diingatkan potensi sumber daya dari keumatan yang bisa kita gerakkan,” kata gubernur.

Sementara, Ketua Baznas RI Noor Achmad menegaskan bahwa selama ini kegiatan dan upaya Baznas Provinsi Jateng selalu menjadi percontohan. “Hal itu juga selalu disampaikannya dalam tiap kunjungan ke daerah,” ucap Noor Achmad. (erpan/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan