MEDIA TRADISIONAL: Wayang Aset Warisan Budaya Adiluhung

WhatsApp Image 2022 01 23 at 15.25.44 (1)

DISKUSI WAYANG : Anggota Komisi A Soenarno mendikusikan wayang bersama sejumlah narasumber di Padepoka Sasana Wiyata, Desa Danurejan, Mertoyudan.(foto: Azhar alhadu)

MUNGKID – Pakeliran lakon “Wahyu Mahkotarama” dibabarkan. Meski tak sampai utuh, namun isi perihal lelaku hidup itu dapat diuraikan secara singkat dan padat oleh Ki Jumbuh Siswanto. Dalang dari Pakis, Kabupaten Magelang itu sedang sanggit wayang di Padepokan Sasana Wiyata, Desa Danurejan, Kecamatan Mertoyudan, guna acara ‘Dialog Parlemen-Media Tradisional: Nguri-uri Kebudayaan Daerah Khas Magelang,’ Sabtu (22/1/2022).

Dalam acara itu sebelumnya dilakukan dialog mengenai pewayangan dengan narasumber anggota DPRD Jateng Soenarno, Teguh Biyantoro (budayawan), dan Ki Jumbuh Siswanto. Dengan moderator Wiyoto, pertanyaan sederhana mengenai apa wayang itu, serta konsep yang bagaimana supaya wayang dapat diterima kalangan muda, apa yang harus dilakukan untuk menjaga warisan adiluhung ini.

Teguh Biyantoro dalam paparannya mengungkapkan, eksistensi wayang tak perlu diragukan lagi. Dunia pun melalui lembaga PBB yakni Unesco telah memutuskan wayang sebagai hasil budaya yang melegenda. Pemerintah RI akhirnya menetapkan 7 November sebagai Hari Wayang Nasional. Lakon serta tokoh memiliki sarat filosofi dalam kehidupan baik bermasyarakat maupun bernegara. Lakon “Wahyu Mahkutarama” salah satu contohnya. Peran pemerintah untuk melestarikan sangat besar. Guna mengenalkan wayang kepada kalangan muda sebenarnya bisa dilakukan dengan gencarnya mengadakan pertunjukkan-pertunjukkan meski dengan skala kecil. Pembibitan dalam hal pedalangan pun menjadi salah satu solusi supaya kalangan milenial tak melupakan wayang.

Ki Jumbuh Siswanto pun sebagai praktisi melontarkan ide bahwa pelaku pewayangan perlu meng-upgrate pementasan supaya pakeliran menjadi menarik. Lakon yang biasanya disajikan semalam suntuk bisa menjadi satu atau dua jam. Kreasi dan inovasi para dalang menjadi kunci keberhasilan mengenalkan wayang bagi anak muda. Selanjutnya Soenarno menyatakan, DPRD pun turut memiliki andil besar supaya wayang bisa dikenalkan kepada publik.

Ia pun meminta kepada pemerintah terutama Dinas Pendidikan Kebudayaan maupun Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata supaya pewayangan bisa menjadi salah satu target unggulan. Di Dinas Pendidikan pun, perlu upaya edukasi supaya wayang tetap eksis dikenal oleh siswa mulai SD sampai SMA. Demikian juga di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, wayang bisa menjadi daya tarik pariwisata. Proses pewayangan tidak hanya saat pekeliran, namun saat pembuatannya pun mulai dari menggambar, menatah, sampai pengecatan wayang bisa menjadi objek wisata.(anif/priyanto)

Berita Terkait

  • PRIME TOPIC: Pemprov Perlu Strategi Ramaikan ASG 2019

    JADI NARASUMBER. Anggota Komisi E Muh Zen menjadi narasumber dalam Prime Topic bersama Trijaya FM dan MNC Group di Hotel Gets Semarang, Rabu (10/07/2019).(Foto: Teguh Prasetyo) SEMARANG – Tak lama lagi, kegiatan internasional Asean Schools Games (ASG) 2019 akan diselenggarkan…

  • DPRD Dukung Sinergi Bank Jateng-Jamkrida

    YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Jateng melaksanakan monitoring ke Bank Jateng Cabang Yogyakarta dalam rangka pengawasan terhadap perkembangan capaian kredit, Jumat (26/11/2021). Pimpinan Bank Jateng Cabang Yogyakarta Adhi Subroto di hadapan anggota Dewan mengatakan, angka penyaluran kredit selama 2021 ini sangat baik. Bahkan pihaknya bekerja sama dengan PT Jamkrida sebagai pihak penjamin asuransi.

  • Pemprov Siapkan Refocusing Rp 1 T, DPRD Siap Mendukung

    GUBERNURAN – Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman menyatakan secara kelembagaan mendukung langkah pemerintah provinsi dalam penanganan masalah Covid-19. Penegasan ini disampaikan dalam rapat Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang dipimpin langsung Gubernur Ganjar Pranowo di Gedung A, Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (25/1/2021) dengan turut diikuti Wagub Taj Yasin, Pj Sekda Prasetyo Aribowo, dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda).

  • Pansus RTRW Sinkronisasi Data dengan Kementerian Agraria & Tata Ruang

    JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jateng perihal Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rabu (5/7/2023), berkunjung ke  Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Kementerian Agaria dan Tata Ruang Pertanahan Nasional RI di Jakarta. Ketua Pansus Alwin Basri dan Wakil Ketua M Saleh memimpin langsung kunjungan yang bermaksud untuk mencari masukan mengenai penyusunan RTRW 2023 – 2043.

  • Bantuan Keuangan Desa di Bali Rp 50 Juta/Desa

    DENPASAR – Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam pengalokasian bantuan keuangan kepada pemerintah desa tidak tanggung-tanggung. Ditopang anggaran daerah yang besar, Bali menitikberatkan pengembangan desa supaya mampu menjadi objek wisata unggulan.

  • Audiensi dengan DPRD, Buruh Bahas soal UMP

    GEDUNG BERLIAN – Sejumlah buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Senin (9/11/2020). Dalam aksinya, mereka membawa spanduk dan poster yang bertuliskan ‘Tolak dan Cabut Omnibus Law UU cipta kerja’ dan ‘Tolak Kenaikan UMK 0%’.