BACA IKRAR : Habib Luthfi bin Ali bin Yahya brsama jajaran ulama, umara dan FKUB berikrar untuk menjaga kondusivitas dan ketenangan masyarakat di halaman Makodam IV di Watugong, Banyumanik, Kota Semarang.(foto: bagian humas)
SEMARANG – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Luthfi bin Ali bin Yahya meminta semua pimpinan negara serta tokoh masyarkat berkewajiban menjaga suasana bangsa tetap kondusif. Berkaitan dengan pandemi Covid-19 pun, semua pihak untuk tidak mengklaim benar serta tidak takut menghadapi virus.

Penegasan tersebut disampaikannya saat mengisi acara Silaturahmi Ulama, Umara dan FKUB Se-Jawa Tengah di Makodam IV/Diponegoro, Rabu (6/10/2021). Silaturahmi mengambil tema “Membangun Kesadaran Bersama Guna Menghadapi Pandemi Covid-19 Dalam Rangka Menciptakan Ketahanan Nasional Yang Tangguh”. Turut hadir dalam kegiatan itu Anggota Komisi E Muhammad Ridwan mewakili Ketua DPRD Jateng.
Habib Luthfi menyampaikan Covid-19 merupakan makhluk Allah Swt. Manusia berkewajiban untuk berhati-hati dan mencegah diri dari virus tersebut. Namun demikian hal itu tidak lantas menjadi takut akan segala hal.
“Kita hanya harus takut kepada Allah Swt,” ucapnya .
Virus Covid-19, lanjut dia, selama dua tahun ini menyerang segala kalangan dan aspek, termasuk masyarakat. Sebagai tokoh masyarakat yang berhadapan langsung oleh masyarakat sudah pasti suara akan lebih didengar.
“Kita harus dapat menjadi sosok yang menenangkan masyarakat dan menjaga kondusivitas agar masyarakat dapat tetap tenang dan tidak takut untuk menghadapi pandemi Covid-19. Karena itu saya berharap pertemuan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan dapat dilaksanakan di daerah kabupaten agar spirit menjaga kondusivitas dalam menghadapi covid-19 selalu terjaga,” pintanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Ridwan mendukung keinginan Habib Luthfi supaya kabupaten/kota turut menyelenggarakan acara serupa. Sinergisitas antara ulama, umara, forum kerukunan umat beragama dan anggota TNI Polri dapat menularkan hal-hal yang positif sampai ke golongan yang terbawah (masyarakat).
“Kami juga berharap legistatif di seluruh Jawa Tengah dapat ikut serta untuk menyukseskan kegiatan serupa untuk dilaksanakan di daerah,” kata dia.
Silaturahmi dilaksanakan di Gedung Aula Kodam IV, sebagai tuan rumah Panglima Kodam IV Mayjen Rudianto, Kapolda Irjen Ahmad Luthfi, Forkopimda, Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah, Dandim dan Kapolres se Jawa Tengah, Kadinkes se Jawa Tengah, dan 6 Tokoh Agama.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Ikrar Ulama, Umara, dan Forum Kerukunan Beragama se Jawa Tengah yang dipimpin oleh Habib Luthfi.
Ikrar berbunyi:
- Siap dan bersedia memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyaraat guna mencegah berkembangnya Covid-19
- Siap mewujudkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam rangka membiasakan perubahan perilaku baru.
- Siap mendukung dan mensukseskan program vaksinasi menuju tercapainya kekebalan komunal masyarakat.
- Sepakat bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19 sebagai tugas bersama dalam rangka mengembalikan stabilitas nasional yang tangguh.(humas/priyanto)








