Istghosah & Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa & Negara

20210415201535 IMG

BERI BANTUAN. Sukirman bersama Ganjar Pranowo dan Taj Yasin berfoto usai pemberian bantuan Baznas Jateng kepada mesjid dan lembaga keagamaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Kamis (15/4/2021), dalam kegiatan istighosah dan doa bersama. (foto ariel noviandri)

GUBERNURAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Kamis (15/4/2021). Kegiatan yang digelar Gubernur Ganjar Pranowo itu bertujuan untuk mendoakan keselamatan bangsa dan negara.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, didahului dengan ibadah sholat tarawih. Jemaah yang hadir berasal dari lingkungan pejabat pemprov, pejabat forkompinda, tokoh masyarakat, kalangan akademik, dan ulama. 

Saat istighosah dan doa bersama, sambutan awal disampaikan Ketua MUI Jateng Ahmad Darodji. Pada kesempatan itu, ia mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menghindari Provinsi Jateng dari segala musibah di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Setelah itu dilanjut dengan pemberian bantuan Baznas Jateng kepada mesjid dan lembaga keagamaan. Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan kegiatan tersebut diadakan, selain mendoakan bangsa dan negara, untuk kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi belum selesai.

“Kita masih mendapat PR (pekerjaan rumah) besar bahwa pandemi ini masih harus ditangani serius. Dalam hal ini, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro mampu mendeteksi secara dini,” kata gubernur didampingi Wagub Taj Yasin.

Seperti diketahui, kegiatan itu digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Tidak hanya di gedung, kegiatan juga digelar secara virtual yang diikuti pejabat pemerintah dan sejumlah masyarakat. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.