SOSIALISASI NON-PERDA: Semua Pihak Harus Lawan Hoaks

IMG 20220811 WA0033

LAWAN HOAKS. Ferry Wawan Cahyono dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Bersama Lawan Hoax’ di Aula, PM Collaboration, Jalan S. Parman Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (13/8/2022) lalu. (foto soni dinata) 

PURBALINGGA – Perkembangan teknologi di era digital saat ini memberikan akses kepada seseorang untuk mendapatkan informasi dengan sangat mudah. Kemudahan mendapatkan informasi akhirnya sulit untuk memilih dan memilah informasi.

Muncullah hoaks, disinformasi maupun misinformasi. Dalam hal ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono menyatakan sudah saatnya semua pemangku kebijakan untuk memberi penjelasan dan pengertian kepada masyarakat supaya tidak menelan mentah-mentah segala informasi yang masuk dalam media sosial.

“Sulit, sekarang ini mana informasi yang direkayasa, mana yang memutarbalikkan fakta dan mana informasi yang benar. Menjadi tugas kita semua untuk memberi literasi, pemahaman informasi yang benar kepada masyarakat. Menjadi bahaya, manakala informasi yang sesat justru dijadikan alat pembenaran,” ucapnya dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Bersama Lawan Hoax’ di Aula,PM Collaboration, Jalan S. Parman Kabupaten Purbalingga, baru-baru ini.

Ia menjelaskan semula informasi hanyalah sebuah alat untuk membantu kebutuhan manusia. Seiring perkembangan zaman, makna informasi menjadi luas, mulai dari hal untuk memenuhi kebutuhan manusia, dengan memudahkan orang berinteraksi dan bersosialisasi sampai sebuah alat propaganda baik positif maupun negatif.

Karena itulah, masyarakat harus diberi pemahaman mengenai informasi yang benar. Dengan kata lain, literasi media menjadi sebuah keharusan dan penyadaran yang harus dimiliki khalayak dalam mengakses media massa terutama mengenai isi pesan. 

“Untuk itu, fungsi pers juga menjadi sumber berita yang terpercaya dapat menyampaikan kepada masyarakat,” tandasnya. (bintari/ariel)

Berita Terkait

  • Desa Wisata Jadi Pengungkit Ekonomi

    SURAKARTA – Keberadaan desa wisata ternyata mampu menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat setempat. Bahkan pada 2020 saja saat pandemi Covid-19 tinggi, keberadaan desa wisata mampu bertahan meski jumlah pengunjung sangat minim.

  • Aparatur Bersinergi Wujudkan Kelancaran Lalu Lintas Libur Nataru

    GEDUNG BERLIAN – Para stakeholder atau pemangku kebijakan di Jateng menyatakan kesiapannya dalam mengantisipasi lonjakan lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru 2023. Komisi D DPRD Jateng pun sudah meminta Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) supaya semua pekerjaan jalan maupun jembatan untuk berhenti dulu. Bahkan PT Jasa Marga telah diminta supaya bisa membuka ruas tol Semarang-Demak.

  • Kendaraan Jadi Operasional Vital Balai PSDA Tegal

    TEGAL – Salah satu penunjang kinerja peningkatan pelayanan di bidang tata ruang adalah kelengkapan kendaraan fisik. Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam tinjauan Laporan Hasil Pemeriksaaan (LHP) oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK) Jateng pada Balai PSDA Tegal bersama kalangan Komisi D DPRD Jateng, di Kota Tegal, Senin (25/10/2023).

  • Komisi B Dorong Pusat Kaji Ulang Bagi Hasil PNBP

    SEMARANG – Komisi B dorong pemerintah pusat untuk mengkaji ulang mekanisme dan persentase bagi hasil Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi B Setia Budi Wibowo usai berdiskusi dengan DPRD Kota Tegal dan dinas terkait di Ruang Rapat Komisi B, Gedung Berlian, Rabu (9/11/2022).