SOSIALISASI NON-PERDA: Ayo, Tingkatkan Peran BUMDes untuk Ekonomi Warga

20231013153815 IMG

SOAL BUMDes. Bambang Eko Purnomo dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ di Balai Desa Patemon Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen, Kamis (12/10/2023). (foto ariel noviandri)

KEBUMEN – Peran BUMDes dalam pemberdayaan masyarakat Desa Patemon Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen saat ini sudah mampu memberdayakan warga. Dari situ, perekonomian warga pun dapat terdongkrak.

“Dengan adanya unit usaha BUMDes, setidaknya dapat membantu pekerjaan bagi warga desa. BUMDes itu lebih berperan dalam hal pendampingan modal sampai ke pemasaran dan mengenmbangkan potensi usaha yang dimiliki warga,” kata Anggota DPRD Provinsi Jateng Bambang Eko Purnomo dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Optimalisasi Peran BUMDes sebagai Pilar Demokrasi Ekonomi.’

Kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Patemon, Kamis (12/10/2023), yang dihadiri perangkat desa setempat dan sejumlah warga desa. Pada kesempatan itu, Bambang juga mengakui ada sejumlah hambatan dalam pengelolaan BUMDes. 

Seperti, masih  kurangnya partisipasi warga untuk memajukan unit usaha yang dikelola BUMDes. Selain itu, kurangnya modal yang dimiliki BUMDes dan manajemen kelembagaan juga belum berjalan dengan baik.

“BUMDes, selain membantu ekonomi warga melalui unit usaha simpan pinjamnya, juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),” kata B.E.P, sapaannya.

Dalam hal ini, ia berharap warga desa bersama-sama mendukung eksistensi BUMDes dan unit-unit usahanya. Dengan begitu, pemerintah desa pun akan mendapatkan penerimaan PADes memadai untuk membangun desa, didukung adanya Dana Desa setiap tahunnya. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Kesbangpol & Rumah Sakit Jadi Materi Kunjungan Sumsel

    GEDUNG BERLIAN – Panita Khusus ( Pansus ) Perda tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah DPRD Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020). Mereka ingin mencari masukan guna pengayaan materi perda yang tengah disusunnya.

  • Jateng Perlu Tiru Pengelolaan Kepariwisataan DIY

    YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Jawa Tengah studi banding ke Provinsi DI Yogyakarta, Senin (16/12/2019), tentang optimalisasi kepariwisataan, terutama berkaitan dengan pedapatan. Yogyakarta terpilih karena provinsi tersebut selama ini mampu meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata.

  • Susun Raperda BPR Syariah, Komisi C Studi Banding ke Sleman

    SLEMAN – Dalam rangka memenuhi data untuk penyusunan Raperda tentang Konsolidasi PT. BPR BKK se–Jawa Tengah menjadi BPRS/ Bank Umum Syariah (BUS), Komisi C DPRD Provinsi Jateng berkunjung ke Setda Kabupaten Sleman, Selasa (17/6/2025). Hal itu mengingat kabupaten tersebut sudah memiliki Bank Syariah Sleman.

  • Usaha Milenial Berpotensi Dapatkan Kredit Bank Jateng

    TEMANGGUNG – Upaya Bank Jateng yang menyalurkan dana kredit kepada pelaku UMKM masih menjadi sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Komisi yang membidangi pendapatan dan keuangan daerah itu menilai bank plat merah tersebut bisa memperluas jangkauan kreditnya kepada pelaku ekonomi kreatif seperti usaha pengembangan digital.

  • Optimalisasi Pelayanan KA di Stasiun Tugu pada Libur Nataru

    YOGYAKARTA – Dalam upaya optimalisasi pelayanan angkutan kereta api dalam masa libur Natal dan Tahun Baru 2023,  Komisi D Melakukan studi banding  ke PT KAI ( Persero) Daop 6 Bertempat di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (28/12/2022). Hadi Santoso Wakil Ketua Komisi D selaku pimpinan rombongan menjelaskan, pihaknya ingin mengetahui optimalisasi pelayanan kereta api dalam masa libur ini.