NAIK JIP : Anggota DPRD Andang Wahyu Triyanto naik jip untuk datanng ke acara sedekah bumi di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit.(foto: azhar alhadi)
JEPARA – Andang Wahyu Triyanto, anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah menghadiri pagelaran wayang kulit di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/6) malam. Pagelaran wayang kulit ini menampilkan dalang Ki Syarif Gondo Carito dengan lakon “Pandawa Setya Tama”.

Kehadiran wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini dalam rangka kunjungan ke Daerah Pemilihan Jawa Tengah III untuk menyapa dan menyerap aspirasi dari konstituennya. Pada kesempatan ini Andang menyampaikan pentingnya terus memupuk kecintaan terhadap seni budaya, terlebih wayang kulit yang dinilai efektif sebagai sarana untuk sosialisasi dan menyampaikan pesan moral kepada masyarakat.
“Kami mendukung para pegiat seni wayang kulit yang gigih melestarikan sarana syiar melalui seni rintisan Sunan Kalijaga ini,” ucapnya untuk selanjutnya menyerahkan wayang Bratasena kepada dalang Ki Syarif sebagai pertanda dimulainya pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Disela kegiatan olahraga lari pagi yang rutin dilakoninya, Andang Wahyu Triyanto singgah di Desa Kecapi, Kecamatan Tahulan, Minggu (23/6) pagi. Anggota Komisi B itu meninjau perkembangan pembangunan jembatan desa yang berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023.
Didampingi oleh Petinggi Desa Kecapi, Sukambali, Andang juga berdialog dengan warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi pembangunan jembatan. Di sini ia bertemu dengan Supeno, warga yang rela menghibahkan tanahnya kepada desa agar dapat dimanfaatkan menjadi akses jalan dan jembatan untuk warga. Andang mengapresiasi positif kerelaan Supeno untuk menghibahkan aset miliknya demi kepentingan umum.

Selanjutnya Andng turut menghadiri sedekah bumi yang diadakan warga Desa Mindahan, Kecamatan Batealit. Di lapangan desa, warga sudah memadati tempat itu sambal berkelompok memanggul gunungan. Sedekah bumi diawali dengan kirab ancak berkeliling desa. Iring-iringan kirab diawali mobil jip terbuka yang membawa wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut didampingi oleh Petinggi Desa Mindahan, Sukambali, kemudian diikuti oleh para perangkat desa serta puluhan ancak. Warga desa menyambut iring-iringan ini dengan meriah di sepanjang rute yang dilalui. Kirab berakhir di titik keberangkatan semula dan puluhan ancak yang sudah didoakan segera ludes diserbu warga.
“Kami mengapresiasi kepada segenap warga yang terus menghidupkan kearifan lokal berupa sedekah bumi. Dalam sedekah bumi tersirat ungkapan syukur kepada Tuhan atas segala kelimpahan rizki serta aksi sosial dengan berbagi kepada sesame,” ucapnya.(azhar/priyanto).








