Perkaya Informasi untuk Raperda BMD ke Pemkot Surakarta

IMG 20240805 WA0053

SOAL RAPERDA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Pemkot Surakarta, Senin (5/8/2024), membahas soal Raperda Pengelolaan BMD. (foto con hargi)

SURAKARTA โ€“ BPKAD Kota Surakarta menjadi tujuan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Kunjungan itu dimaksudkan untuk mendapatkan referensi terkait pembahasan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang sedang disusun Komisi C.ย 

Dipimpin Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro, rombongan tiba di ruang rapat BPKAD Kota Surakarta lantai 3 pada Senin (5/8/2024) pukul 11.00 WIB. Rombongan dewan disambut Kepala Inspektorat Kota Surakarta, Kepala BPKAD Kota Surakarta beserta Kepala UPT Pengelolaan Aset Pemerintah Kota Surakarta.

Kepala Inspektorat Heri Mul menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesempatan yang diberikan kepada Pemkot Surakarta menjadi tujuan kunjungan kerja Komisi C. Ia mengaku antusias dengan raperda yang akan didiskusikan. 

โ€œSaya kira tujuan dari raperda itu muaranya akan sama yaitu bagaimana cara menambah pendapatan daerah,โ€ kata Heri.

Pada kesempatan itu, Komisi C ingin menggali sebanyak-banyaknya tentang pengelolaan BMD, penilaian aset daerah, dan pemanfaatannya. Anggota Komisi C, Siti Rosidah, menyampaikan semua wawasan yang akan didapatkan dalam sesion diskusi ini akan dijadikan pertimbangan dalam penyusunan raperda, terlebih sistem kerjasama dan pengamanan aset.

Menanggapinya, Kepala UPT Pengelolaan Aset Kota Surakarta Christine menjelaskan bahwa beberapa tahun ini sebagian aset yang dimiliki dikerjasamakan dengan pihak swasta dan BUMN/ BUMD. Mengenai pengamanan aset, pihaknya menggandeng BPN sebagai legal formal atas kepemilkan lahan. 

Dalam hal ini, Kepala BPKAD Sri Hastuti berharap semua mengenai pengelolaan BMD sebaiknya dijadikan Badan sendiri. Tujuannya agar lebih fokus dengan tujuannya sebagai penambah pendapatan daerah.

Di akhir diskusi, Sriyanto Saputro juga menyampaikan bahwa untuk menjadikan Badan tersendiri dalam pengelolaan aset itu prosesnya sangat panjang. “Namun, hal itu menjadi semangat bersama dengan penyusunan Raperda Pengelolaan BMD sebagai ikhtiar dan langkah awal kita semua,” pungkas Sriyanto. (con/ariel)

Info Lainnya

  • Pentingnya Semangat Relawan dalam Kegiatan ‘Jogo Kali’

    KARANGANYAR – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengumpulkan seluruh sukarelawan Jogo Kali Karangayar dalam kegiatan rapat koordinasi tindak lanjut usai penanaman pohon, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa merawat dan menjaga tanaman yang telah ditanam adalah tugas utama dari sukarelawan Jogo Kali

  • DPRD Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menyatakan siap mengawal aspirasi sekitar 300 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026). Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Diponegoro Melawan’ yang berlangsung dengan orasi dan dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak โ€” mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 โ€“ 23 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 โ€“ 23 Agustus 2026 Ruang…

  • PEPARPEDA 2026: Ajang bagi Atlet Muda Paralimpik

    BUKA PARALIMPIK. Peparpeda Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026). (foto teguh prasetyo) SURAKARTA โ€” Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Ajang itu menjadi ruang bagi atlet-atlet muda paralimpik…