RAPAT KERJA: Perbaikan RTLH, Listrik Murah & Pamsimas Penuhi Target 2022

WhatsApp Image 2023 06 12 at 14.11.51

RAPAT KERJA : Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso mendengarkan paparan OPD teknis mengenai hasil kinerja di 2022.(foto: ganang faisol)

GEDUNG BERLIAN – Komisi D DPRD Jateng menggelar rapat kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait hasil kinerja di Tahun Anggaran 2022. Rumah tak layak huni (RTLH), penanganan jalan dan jembatan, sampai pada program pemasangan listrik murah dipaparkan dalam rapat kerja, Senin (9/6/2023).

Rapat dipimpin Ketua Komisi D Alwin Basri bersama Wakil Ketua Hadi Santoso menyatakan, OPD yang menjadi mitra kerjanya sudah menjalankan tugasnya. Hadi menyatakan, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya perlu ekstra lebih dalam penanganan jalan di jalur Pantura timur. Jalur di sepanjang pantura menjadi perhatian serius mengingat sebagai jalur utama selain tol, kondisinya belum bisa memuaskan masyarakat.

“Kami secara maraton menggelar rapat kerja dengan OPD terkait seperti Bappeda, Dinas Bina Marga, Perhubungan, ESDM, Dinas Permukiman (Disperkim), Pusdataru. Pada tahun anggaran 2022 kemarin, penonjolan program seperti RTLH, listrik murah, penanganan jalan rusak, Alhamdulillah sudah sesuai target yang ditentukan,” ucapnya.

Terpenting pula, lanjut Hadi, estimasi nilai sisa lebih pengguna anggaran (silpa) bisa ditekan. Dengan demikian OPD mampu merancang program sekaligus merealisasikannya sesuai target.

“Rata-rata OPD yang menjadi mitra kerja kami nilai silpanya di bawah 1 persen. Artinya antara program dengan realisasi bisa tercapai. Kalaupun ada, silpa ternyata ada kendala lapangan seperti putus kontrak. Namun secara persentase tidak besar,” kata dia.

Karena itulah, Komisi D meminta pada anggaran 2023 ini bisa ditingkatkan. Pemasangan listrik murah yang menjadi tanggung jawab Dinas ESDM lebih diratakan lagi para penerimanya. Termasuk rehabilitasi RTLH, sejumlah daerah sudah mengusulkan nama-nama penerima lengkap dengan data kelurahan dan kecamatannya.

“Waktu pembahasan RAPBD 2023, kami sudah meminta untuk jumlah penerima RTLH maupun listrik murah bisa ditambah. Hasil aspirasi kami di daerah, banyak yang meminta penambahan penerima RTLH dan listrik murah. Juga di daerah kesulitan air program Pamsimas perlu ditambah,” kata dia.(ganang/priyanto)

Info Lainnya