SURABAYA – Dalam rangka Penyusunan Perda tentang Kearsipan di Provinsi Jawa Tengah, berbagai upaya dilakukan oleh Komisi A diantaranya adalah melakukan studi banding ke berbagai wilayah, diantaranya adalah ke Dinas Arpus Provinsi Jawa Timur.
Kunjungan, Rabu (21/5/2025), dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi A Mukafi Fadli yang diikuti oleh ketua, sekretaris serta anggota Komisi A, dan didampingi juga Dinas Arpus Jateng.
Mukafi menyampaikan saat ini, Jateng sedang menata kearsipan sehingga diperlukan konsep yang praktis dan taktis.
“Kearsipan menghadapi perkembangan IT mengenai digitalisasi kearsipan. Cita-cita kami sesegera mungkin menyelesaikan Perda tentang Kearsipan ini,” kata Mukafi.
Pertemuan ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Arpus Jawa Timur Tiat S Suwardi.
“Kita semua paham bahwa arsip menjadi sesuatu yang sangat penting serta harus kita jaga. Mengenai pengelolaan kearsipan untuk dokumen yang tidak terurus kami coba untuk urus dan benahi,” jelasnya.
Terkait dengan Anggaran ditanyakan oleh Ketua Komisi A Imam Teguh Purnomo melihat begitu megah dan kreatifnya Arpus di Jawa Timur ini.
“Di Jawa Timur ini memiliki banyak inovasi dan Program Kreatif untuk melayani Masyarakat, pasti membutuhkan anggaran yang tidak sedikit tentunya, kalo di Jawa Tengah sebelum efisiensi kita anggarkan per bidang hanya Rp 300 juta, tapi karena efisiensi maka anggaran itu menjadi Rp 100 juta,” kata Imam.
Tiat menjelaskan terkait dengan Anggaran kita diberikan Rp 58 miliar keseluruhan.
Dalam dialog tersebut, Soenarno dan Tugiman mohon penjelasan dari salah satu inovasi yang ada, yaitu tentang peradaban yang tidak boleh punah serta Penyelamatan Arsip Desa pasca Bencana.
“Untuk penyelamatan arsip peradaban, kami diatur melalui Pergub serta untuk penyelamatan arsip desa pasca banjir kami berkolborasi dengan BPBD yang langsung mendatangi Desa2 berdampak Bencana,” kata Tiat.
Setelah selesai diskusi, Anggota Komisi A diajak keliling menuju ruang arsip bersejarah yang menyimpan barang asli ataupun sekedar miniatur dari berbagai situs yang ada di Jawa Timur.








