Distribusi Vaksin ke Rembang Masih Rendah

Screenshot 20220128

BAHAS VAKSIN.Β Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Bupati & Wabup Rembang beserta jajarannya di Rumah Dinas Bupati, baru-baru ini, membahas persoalan vaksin. (foto teguh prasetyo)

REMBANG –Β Dalam pantauan program vaksinasi di Kabupaten Rembang, baru-baru ini, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendengar bahwa distribusi vaksin ke daerah Jateng bagian timur itu masih sangat rendah. Seperti diungkapkan Bupati Rembang Abdul Hafidz, rendahnya frekuensi distribusi tersebut membuat Rembang kesulitan dalam percepatan vaksinasi.

β€œJika jumlah vaksin memadai, diyakini capaian vaksinasi lebih maksimal,” ungkapnya kepada Komisi E, didampingi Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’ di Rumah Dinas Bupati.Β 

Bupati Hafidz membandingkan, untuk vaksinasi anak saja, ketika sejumlah kota yang capaian vaksinasinya sudah 80 persen, Kabupaten Rembang baru mendapatkan vaksin dan itupun jumlahnya sedikit.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid siap memfasilitasi agar Pemprov mengirim tambahan vaksin sesuai permintaan. β€œStok vaksin di Pemprov aman. Contohnya jenis Aztrazeneca. Kita akan fasilitasi,” ucap Hamid.

Terkait berapa jumlah vaksin yang akan dikirim lagi ke Rembang dalam waktu dekat ini, Abdul Hamid menuturkan masih dalam proses koordinasi dengan Dinas Kesehatan. “Itu masih dikoordinasikan dengan dinas kesehatan. Kemampuan dia mendistribusikan, stok yang masih ada, cakupan segmen mana saja, apakah anak-anak, lansia, dewasa atau untuk booster. Yang minus di Kabupaten Rembang,” imbuhnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz mengungkapkan, dalam pertemuan sebelumnya, ada komitmen dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng untuk menambah distribusi vaksin untuk Kabupaten Rembang. “Ada 500 ribu dosis yang tersedia. Kami akan mengawal dan memantau hingga realisasinya,” tegas Azis.

Sebagai informasi, capaian vaksinasi di Kabupaten Rembang per 25 januari 2022 untuk dosis 2 masih kurang, baru mencapai 50,64%. Sementara dosis 1 mencapai 81,93%. Sedangkan capaian vaksinasi anak dosis 1 sudah 62,97%. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • Pentingnya Semangat Relawan dalam Kegiatan ‘Jogo Kali’

    KARANGANYAR – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengumpulkan seluruh sukarelawan Jogo Kali Karangayar dalam kegiatan rapat koordinasi tindak lanjut usai penanaman pohon, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa merawat dan menjaga tanaman yang telah ditanam adalah tugas utama dari sukarelawan Jogo Kali

  • DPRD Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menyatakan siap mengawal aspirasi sekitar 300 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026). Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Diponegoro Melawan’ yang berlangsung dengan orasi dan dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak β€” mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang…

  • PEPARPEDA 2026: Ajang bagi Atlet Muda Paralimpik

    BUKA PARALIMPIK. Peparpeda Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026). (foto teguh prasetyo) SURAKARTA β€” Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Ajang itu menjadi ruang bagi atlet-atlet muda paralimpik…