KUNJUNGI WISATA. Komisi B DPRD Jateng saat memantau perkembangan objek wisata buatan ‘Saloka Theme Park’ di Tuntang Kabupaten Semarang, Rabu (27/3/2019). (foto priyanto)
UNGARAN – Komisi B DPRD Jateng sangat mendukung segala investasi di bidang kepariwisataan. Terlebih, konsep pariwisata bertema keluarga
yang masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Jateng.
Penegasan itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Jateng Ferry Fimawan saat bersama rombongan Dewan melihat tempat wisata Saloka Theme Park di Tuntang Kabupaten Semarang, Rabu (27/3/2019). Tempat pariwisata tersebut tergolong baru, diresmikan beberapa bulan lalu.
“Jateng masih sangat membutuhkan tempat pariwisata tema kekeluargaan.
Saya melihat masih kurang dan kurang berkembang besar layaknya daerah
lain seperti Bandung, Malang, Surabaya,” ucapnya.
Dengan melihat potensi yang ada, sebenarnya Jateng kaya akan
potensi-potensi pariwisata unggulan bertema keluarga. Untuk itu, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mempermudah investasi.
Sementara, Anggota Komisi B lain, Ahsin Maruf, memandang keberadaan
Saloka Theme Park sangat strategis. Berada di sisi barat jalur
Semarang-Solo, tempat itu bisa menarik wisatawan lokal terutama
keluarga dan siswa sekolah sepanjang inovasi terus digencarkan.

Sementara, Dewabrata selaku Manager Direktur Saloka Theme Park
menyebutkan tempat wisata itu berdiri di lahan seluas 12 hektare.
Konsep penataan tempat dibagi menjadi 5 zona. Pertama bertemakan
pesisir (pantai), kedua balalantar (hutan), selanjutnya kamayayi
(anak-anak), araria (uji adrenalin/ keberanian), dan pengetahuan.
Untuk ketenagakerjaan, pihaknya mengoptimalkan peran pemuda dari lingkungan sekitar. Tercatat, ada 50 orang yang bekerja di tempat
tersebut.
“Kami terus berupaya mengembangkan tempat tersebut, supaya menjadi tempat wisata yang nyaman dan menggembirakan,” harap Dewabrata. (priyanto/ariel)








