SPAM Regional Terintegrasi di Semua Daerah

IMG

KUNJUNGAN KERJA: Jajaran Komisi D saat berada di Kantor Dinas PU, Perumahan dan ESDM Provinsi DI Yogyakarta.(foto: ganang faisol)

YOGYAKARTA – Kajian Rancangan Perda tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional di Jawa Tengah masih dalam penyempurnaan. Guna menguatkan materi rancangan perda tersebut, Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Dinas PU, Perumahan dan ESDM Provinsi DI Yogyakarta.

Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menyatakan, SPAM Regional masih menjadi pekerjaan rumah (PR) di Jateng. Sejauh ini tidak semua kabupaten belum banyak memiliki mata air dengan debit besar yang bisa dikelola secara optimal. Karena itulah pihaknya ingin mengetahui konsep pengelolaan mata air yang dilakukan Pemprov DIY.

Dalam penjelasannya, Kabid Cipta Karya Rosdiana Puji mengungkapkan, untuk mengoptimalkan SPAM dibutuhkan peran dan dukungan yang besar dari pemerintah.

β€œMeski SPAM sudah dikelola oleh PDAM atau PDAB, namun pemerintah tidak boleh lepas tangan,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam SPAM yang ada di pedesaan masing-masing pemerintah desa atau kelompok bisa mengelola. Hanya saja masing-masing desa tidak boleh tumpang tindih dalam pengelolaannya. Harus ada pemetaan pengelolaan satu daerah dengan daerah lain. Terpenting pula SPAM di desa dibawah pemerintahan masing-masing kab/kota agar bisa lebih berkembang dan melakukan perawatan di karenakan ketika perawatan membutuhkan biaya yang tidak sedikit misalnya tidak terawat sumber air bisa hilang.

Pada kesempatan itu Wahyudin Noor Ali anggota Komisi D menanyakan perihal pengenaan tarif penggunaan air di Yogyakarta apakah ada kesamaan dengan daerah lain. Di Jateng sendiri ada beberapa daerah memiliki tarif penggunaan yang berbeda-beda.  

β€œSemisal ada daerah memiliki sumber air jauh dari tempat permukiman maka tarif yang dikenakan tentu beda dengan daerah yang memiliki sumber air yang dekat,” ucapnya.

Di Akhir Hadi Santoso menambah informasi yang di dapat bisa kami menjadikan masukkan dalam pembentukan Perda SPAM regional, apa lagi konsep kerja sama sistem kelembagaan, peran pemerintah kab/kota sampai provinsi untuk perkembangan SPAM regional cukup bagus dan bisa di terapkan di Jawa Tengah.(ganang/priyanto)

Info Lainnya

  • Pentingnya Semangat Relawan dalam Kegiatan ‘Jogo Kali’

    KARANGANYAR – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengumpulkan seluruh sukarelawan Jogo Kali Karangayar dalam kegiatan rapat koordinasi tindak lanjut usai penanaman pohon, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa merawat dan menjaga tanaman yang telah ditanam adalah tugas utama dari sukarelawan Jogo Kali

  • DPRD Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menyatakan siap mengawal aspirasi sekitar 300 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026). Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Diponegoro Melawan’ yang berlangsung dengan orasi dan dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak β€” mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang…

  • PEPARPEDA 2026: Ajang bagi Atlet Muda Paralimpik

    BUKA PARALIMPIK. Peparpeda Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026). (foto teguh prasetyo) SURAKARTA β€” Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Ajang itu menjadi ruang bagi atlet-atlet muda paralimpik…