Jateng Gemilang, Kemiskinan Diminta Hilang

WhatsApp Image 2024 08 19 at 18.55.39

FOTO BERSAMA : Jajaran Forkopimda bersama mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo berfoto bersama di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga.(foto: teguh prasetyo)

SALATIGA – DPRD Jawa Tengah mendukung segala kebijakan pemerintah yang pro rakyat. Menapaki usia 79 tahun ini, diharapkan permasalahan yang terjadi di masyarakat selama ini bisa berkurang.

Ketua DPRD Sumanto meminta pengurangan kasus kemiskinan untuk menjadi fokus kerja pemerintah. Penyiapan lapangan kerja, perbaikan rumah tidak layak huni, serta masalah alam, ekonomi, dan budaya tetap menjadi perhatian bersama.

“Kami mendukung penuh kebijakan dari pemerintah provinsi yang sudah menjadi program prioritas dari Pj Gubernur,” ucap dia di sela-sela mengikuti upacara puncak peringatan HUT ke 79 Provinsi Jateng di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga, Senin (19/8/2024).

Anggota Komisi E Sumarsono pun berharap masalah kesehatan, kepemudaan, tidak sampai lupa. Masalah sosial kerap menjadi akar permasalah di masyarakat juga sudah bisa diurai.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Nana Sudjana menyebutkan pada perayaan HUT ke 79, tema yang diusung “Jawa Tengah Maju Gemilang”. Disebutkannya sejumlah capaian dari program kerja yang menjadi prioritas. Disebutan, perekonomian daerah sampai triwulan II tumbuh positif sebesar 4,92 persen. Angka inflasi pun terkendali 1,86 %.   Masalah pengangguran mengalami penurunan dari sebesar 5,13% pada Agustus 2023 menjadi 4,39% pada Februari 2024. Persentase penduduk miskin turun dari 10,77% pada Maret 2023, menjadi 10,47% pada Maret 2024. Angka kemiskinan ekstrem juga turun, dari 1,97% di tahun 2022 menjadi 1,11% pada 2023.

“Selain itu, Jawa Tengah juga mendapatkan berbagai penghargaan, baik di bidang pemerintahan, kesehatan dan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan. Jawa Tengah berhasil mendapatkan penghargaan insentif fiskal atas kinerja baik dalam menurunkan angka stunting, kemiskinan ekstrem, penghargaan Bapanas Award sebagai Penyelenggara Gerakan Pangan Murah (GPM) Tingkat Provinsi Terbaik II,” ucapnya.

Usai upacara turut dilakukan pembacaan komitmen bersama untuk perangi narkoba. Pj Gubernur mengaku risau dengan maraknya peredaran narkoba yang sudah masuk ke desa-desa.

“Kepada seluruh masyarakat, termasuk kepala daerah beserta jajarannya yao perangi narkoba. Jangan sampai ada generasi yang hilang karena narkoba,” ucapnya.(dewi/priyanto)  

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.