Gedung Baru untuk Optimalkan Kinerja DPRD

Gedung

GUNTING PITA: Wakil Ketua DPRD Sukirman beserta pimpinan lain bersama Sekda Soemarmo menggunting pita tanda diresmikannya gedung baru.(foto: setyo herlambang)

SEMARANG – Akhirnya, gedung DPRD Jateng telah diresmikan. Dengan sederhana, acara slup-slupan “rumah baru” digelar, Rabu (25/5/2020). Dengan memanjatkan doa disertai pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita, sah sudah gedung dengan 11 lantai bisa digunakan dalam hal kedewanan. Dalam acara itu seluruh Wakil Ketua DPRD hadir beserta ketua komisi dan ketua fraksi beserta anggotanya.

Wakil Ketua DPRD Sukirman sebelum pemotongan tumpeng mengatakan, Gedung baru ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh anggota dewan. Bahkan Gedung ini harus terbuka untuk masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya. Jadikan untuk tempat berembuk, bermusyawarah, serta membahas persoalan anggaran yang kesemua untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara dalam sambutan singkatnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Soemarmo berharap DPRD bisa nyaman dalam beraktivitas terutama terkait fungsi legislasinya. Ia berharap dengan gedung baru itu akan semakin emnambah sinergitas antara DPRD dengan Pemprov.

Selanjutnya, Sukirman memotong tumpeng dengan disaksikan Wakil Ketua DPRD lainnya Ferry Wawan Cahyono, Heri Pudyatmoko, dan Quaty Abdulkadir Alkatiri. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Ketua Komisi C Bambang Haryanto. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita. Akhirnya, rombongan beserta sejumlah anggota DPRD meninjau tiap ruangan yang bakal mereka tempati satu per satu.

Sebagaimana diketahui, guna peningkatan kinerja, masing-masing anggota DPRD berjumlah 120 orang akan mendapatkan ruang kerja. Gedung baru itu 11 lantai, pembangunannya senilai Rp 136,546 miliar melalui multiyears (tahun jamak) dana APBD 2020 dan 2021. Secara lokasi, gedung baru itu berada di belakang gedung utama atau biasa dikenal dengan Gedung Berlian. Secara pengembangan bangunannya menempati bekas gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng.

Konsep gedung baru DPRD Jateng, sesuai dengan arahan Gubernur Jateng adalah terbuka, go green yang ramah terhadap lingkungan.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan