Diskusikan Renja, DPRD Rembang Sambangi Gedung Berlian

Screenshot 20211117

BICARA RENJA. Komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Rembang berdiskusi bersama Setwan Provinsi Jateng, Selasa (16/11/2021), membahas Rencana Kerja (Renja) DPRD Provinsi Jateng 2022. (foto ganang hadi)

GEDUNG BERLIAN – Dalam diskusi antara Komisi III dan Komisi IV DPRD Kabupaten Rembang dan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng, Selasa (16/11/2021), Rencana Kerja (Renja) DPRD Provinsi Jateng 2022 menjadi pokok bahasan utama. Seperti disampaikan Ketua Komisi III DPRD Rembang Mursid, pihaknya ingin berkonsultasi perihal renja tersebut.

“Maksud dan tujuan kami ke DPRD Jateng dalam rangka konsultasi penyusunan Renja 2022” ucapnya kepada Kasubbag Protokol Bagian Humas Setwan Provinsi Jateng Yohan Fitriadi bersama Kasubbag Program Keuangan Setwan Nandaru Kelono.

Dalam hal ini, Yohan Fitriadi menjelaskan Renja DPRD sudah ditetapkan dalam Keputusan DPRD Provinsi Jateng Nomor 23 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja DPRD 2022. Penetapan itu dilakukan dalam rapat paripurna pada Mei 2021. 

“Renja DPRD Jateng sudah ditetapkan dalam Keputusan DPRD,” ucap Yohan.

Sementara, Nandaru Kelono menambahkan sesuai Tata Tertib DPRD penyusunan renja diusulkan berdasarkan rencana kerja alat kelengkapan dewan (AKD) sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya. Kemudian, sekretariat melakukan penyelarasannya. 

“Diusulkan berdasarkan rencana kerja AKD sesuai tupoksinya, kemudian kami lakukan penyelarasan,” pungkas Nandaru. (priyanto/ariel)

Berita Terkait

  • PTM Perlu Dibarengi dengan Kualitas Pendidikan

    BREBES – Sinergisitas antara sekolah dan Dinas Pendidikan perlu dilakukan untuk menaikkan kualitas pendidikan. Hal itu diungkapan Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid saat memonitoring persiapan dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) SMK negeri gratis semi boarding Jawa Tengah, di SMKN 1 Tonjong, Brebes, Kamis (10/6/2021).

  • Percepat Realisasi Penanganan Rumah Tidak Layak Huni

    PEMALANG – Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso mendorong pemerintah provinsi terutama Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah untuk segera mempercepat realisasi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Program tersebut sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan hunian yang layak.

  • Penguatan Peran Legislator di Komisi Sangat Penting

    SEMARANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Sriyanto Saputro mengaku bersyukur keinginannya untuk menguatkan peran legislator akhirnya terwujud. Terbukti saat sekarang ini, jumlah anggota yang duduk di komisi-komisi di DPRD Jawa Tengah sama. Dengan demikian, tidak ada lagi dikotomi antara komisi “kering” atau “basah”.

  • Kunjungi Gedung Berlian, DPRD Kudus Konsultasi Subsidi Pupuk

    GEDUNG BERLIAN – Komisi B DPRD Kabupaten Kudus berkunjung ke DPRD Provinsi Jateng untuk berkonsultasi mengenai subsidi pupuk dan kartu tani, Kamis (1/10/3020). Saat berdialog dengan Komisi B DPRD, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kudus Ali Mukhlisin mengatakan para petani kini sering mengeluh soal kekurangan pupuk subsidi di musim tanam.