Dewan Salurkan ‘Jogo Tonggo Kit’ ke Blora

IMG 20200703 WA0019

SALURKAN BANTUAN. Anggota DPRD Provinsi Jateng dari Dapil 5 menyalurkan bantuan ‘Jogo Tonggo Kit’ yang diterima Bupati Blora dan Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, Kamis (2/7/2020). (foto humas)

BLORA – Dalam beberapa hari terakhir ini, DPRD Provinsi Jateng telah menyalurkan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng ke sejumlah daerah. Tak terkecuali Kabupaten Blora, bantuan berupa ‘Jogo Tonggo Kit’ disalurkan Anggota DPRD dari Dapil 5.

Dalam pelaksanaannya, bantuan itu diterima  Djoko Nugroho selaku Bupati Blora dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora. Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Jateng Padmasari Mestikajati berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan persebaran Covid-19 di tingkat desa.

“Terlebih, saat ini di Kabupaten Blora telah terbentuk Satgas Jogo Tonggo,” kata Politikus Golkar itu, Kamis (2/7/2020), didampingi Anggota DPRD dari Dapil 5 lainnya seperti Baginda Muhammad Mahfuz, Sulisytorini, dan Prayogo Nugroho.

Ia juga mengatakan bantuan ‘Jogo Tonggo Kit’ yang berjumlah 295 akan diserahkan kepada 271 Desa dan 24 Kelurahan se-Kabupaten Blora. Paket Jogo Tonggo Kit tersebut berisi tas Jogo Tonggo, cover all, sepatu boot panjang, sarung tangan, thermogun, sprayer otomatis, disinfektan, hand sanitizer, masker kain, buku satgas dan buku pedoman percepatan penanganan Covid-19.

“Di dalamnya juga ada instruksi gubernur dan buku petunjuk teknis Satgas Jogo Tonggo,” katanya.

Sementara itu, Bupati Blora Djoko Nugroho mengaku sangat apresiatif dengan perhatian yang telah diberikan Anggota DPRD Provinsi Jateng Dapil 5. “Terimakasih atas bantuannya. Ini akan kita salurkan ke 271 Desa dan 24 Kelurahan se-Kabupaten Blora melalui Satgas Jogo Tonggo. Sebelum digunakan, nanti akan kita lakukan pelatihan terlebih dahulu agar tepat guna sesuai manfaatnya,” kata Djoko.

Secara data, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Lilik Hernanto menjelaskan per Kamis (2/7/2020), jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Blora ada 55 kasus. Dengan rincian yakni 42 dirawat, 8 sembuh, dan 5 meninggal.

“Kemarin, ada penambahan 3 kasus di Cepu, dan hari ini ada 1 kasus baru di Blora. Ini menandakan masih ada potensi persebaran. Sehingga, kami mohon masyarakat bisa terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” harap Lilik.

Untuk rapid-test reaktif, lanjut dia, masih ada 21 orang yang terus dipantau, PDP ada 5 orang, ODP ada 12, dan OTG ada 37 orang. Persebarannya dapat dilihat di portal corona.blorakab.go.id.

“Kami terus berusaha dan berdoa semoga saudara-saudara kita yang sakit bisa diberikan kesembuhan. Bagi masyarakat yang saudaranya atau tetangganya sakit, kami mohon tidak dijauhi, namun tetap disupport sesuai aturan protokol kesehatan agar tidak stress dan bisa segera sembuh,” harapnya. (humas/ariel)

Berita Terkait

  • Tiga Fungsi DPRD Jadi Fokus Perhatian Mahasiswa Unwahas

    GEDUNG BERLIAN – Ketua Komisi A Mohamad Saleh membagikan pengetahuan mengenai fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif kepada mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang, Jumat (31/05/2024). Bertempat di ruang banggar DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh bersama 46 mahasiswa universitas Wahid Hasyim membahas tentang fungsi DPRD.

  • Komisi B Tertarik Pengelolaan Museum HM Soeharto

    YOGYAKARTA – Kekaguman tergambar saat rombongan Komisi B DPRD Jawa Tengah melihat Museum HM. Soeharto di Desa Kemusuk, Argomulyo Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Rabu (28/12/2022). Museum tersebut dibangun atas prakarsa alm H Probosutedjo (salah satu adik HM Soeharto), diresmikan pada 8 Juni 2013.

  • Diskusikan Status Hukum bersama Bank Jatim

    SURABAYA – Dalam rangka mencari data dan informasi untuk Raperda tentang Perubahan Bentuk Hukum PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah menjadi Perseroda, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi Bank Jatim di Jalan Basuki Rachmat Kota Surabaya, Selasa (14/12/2021). Pada kesempatan itu, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menanyakan soal efektifitas perubahan status hukum dalam bisnis perbankan.

  • Rapat Pansus Bahas Pajak Progresif Kendaraan

    GEDUNG BERLIAN – Panitia Khusus (Pansus) Pajak Daerah DPRD Provinsi Jateng kembali menggelar rapat pembahasan lanjutan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan kedua atas Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah DPRD Provinsi Jateng, Jumat (19/6/2020). Rapat itu dipimpin oleh Ketua Pansus Agung Budi Margono dan diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) terkait antara lain Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda), Biro Hukum, Biro Perekonomian dan Inspektorat.