ASPIRASI JATENG : PON 2024, Jateng Bidik Empat Besar

WhatsApp Image 2024 08 15 at 09.12.18

DIALOG TELEVISI : Ketua Komisi E Abdul Hamid menjadi narasumber dalam dialog televisi Aspirasi Jateng di Studi TATV Surakarta.(foto: nora kusumaningsih)

SURAKARTA – Kontingen Jateng untuk PON 2024 di Aceh-Sumut dituntut mampu masuk posisi empat besar. Perebutan posisi dengan Provinsi Jatim, Jabar, dan DKI Jakarta menjadi kebanggaan tersendiri untuk Jateng. Ketua Komisi E Abdul Hamid optimistis Jateng bisa masuk empat besar. Bahkan bila mampu menggeser posisi salah satu dari ketiga provinsi tersebut akan menjadi sebuah lompatan besar bagi pembinaan keolahragaan di Jateng.  

“Tidak dipungkiri tiga teratas kerap diisi kontingen dari Jabar, Jatim, atau DKI Jakarta. Kalau kita bisa menggeser mereka, menjadi prestasi besar bagi kita. Pun masuk posisi empat besar pun, Alhamdulillah. Karena itu untuk bisa masuk tiga besar bisa kalau konsistensi dalam pembinaan dan anggaran bisa tercapai. Rasional 3 besar pada 8 tahun ke depan,” tandasnya saat menjadi narasumber dalam dialog televisi Aspirasi Jateng di Studio TATV di Surakarta. 

Ketua Umum KONI Jawa Tengah Bona Ventura Sulistyana menambahkan, posisi akhir Jawa Tengah dalam PON 2021 memang di luar prediksi. Namun demikian, peluang Jawa Tengah untuk kembali ke peringkat empat cukup terbuka lebar. Pasalnya, sejumlah cabang olahraga (cabor) andalan kembali dipertandingkan.

“Kemarin di Papua kita terpeleset di peringkat 6 karena ada 10 cabor yang tidak dipertandingkan di Papua, dan itu sebagian besar andalan Jawa Tengah,” kata Bona.

Namun demikian, Bona menekankan bahwa optimisme meraih 4 besar bukan tanpa perhitungan. Pihaknya melihat pada babak kualifikasi PON 2024 kemarin Jawa Tengah berhasil masuk posisi 4 besar. Sehingga, ia berharap, 758 atlet dari 60 cabor yang akan berangkat ke Aceh-Sumut dapat meraih hasil maksimal.

“Kita juga nantinya akan berikan reward untuk memotivasi atlet. Kita mengusulkan agar peraih medali emas Rp 250 juta, perak Rp 125 juta, dan perunggu Rp 62 juta,” usul Bona.

Kontingen Provinsi Jawa Tengah membidik posisi 4 besar dengan meraih 50 medali emas saat Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh dan Sumatera Utara 2024 mendatang.

Diuraikan Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko, target 50 medali emas itu jauh lebih tinggi berbanding raihan pada PON Papua 2021 lalu. Saat itu, Kontingen Jawa Tengah hanya mampu meraih 27 medali emas. Artinya, target medali emas kali ini hampir dua kali lipat lebih besar daripada PON terakhir.

“Target Jawa Tengah optimis 50 medali emas, tapi saya yakin bisa dapat lebih dari itu, meski di Papua hanya 27, sekarang kita berani target 50 emas,” kata dia.

KONI Jawa Tengah telah memperhitungkan dan memetakan kekuatan kontingen Jawa Tengah. Pemetaan itu berupa pembagian kelas-kelas cabor berdasarkan potensi dan peluang meraih medali. Yaitu, unggulan 1, unggulan 2, unggulan 3A, dan unggulan 3B.

“Unggulan satu kita target minimal tiga medali emas. Unggulan dua kita target minimal dua emas. Dan unggulan tiga dengan target satu emas,” tuturnya.

Ia memperinci, terdapat 7 cabor yang berada di kelas unggulan satu. Antara lain taekwondo, panjat tebing, wushu, menembak, panahan, pencak silat, dan atletik. Lalu, ada 8 cabor yang berada di kelas unggulan 2. Dan 29 cabor di kelas unggulan 3. Sehingga, berdasarkan pembagian kelas-kelas itu, Kontingen Jawa Tengah bahkan berpotensi meraih lebih dari 50 emas.

“Jadi semua terukur, Insyaallah kalau tidak ada halangan beberapa cabor ada yang lebih dari 3 medali emas,” sambung Soedjatmiko.(hini/priyanto)

Berita Terkait

  • Perda Perlindungan Perempuan Disosialisasikan

    GEDUNG BERLIAN – Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan reses di Kecamatan Klaten Selatan Kabupaten Klaten pada 10 Desember 2021. Dalam kegiatan itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Marnyuni bertemu dengan Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah dari 8 desa.

  • Fasilitas BRT Sumberlawang-Tirtonadi Masih Minim

    Komisi D DPRD Provinsi Jateng berharap pelayanan dan operasional BRT Koridor Sumberlawang-Tirtonadi dapat berjalan lebih baik lagi. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santoso, saat memimpin rombongannya memantau operasional BRT di Terminal Sumberlawang Kabupaten Sragen, Senin (4/6/2022).

  • Bahas Inovasi, Dewan Kunjungi Politeknik Negeri Batam

    BATAM – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Politeknik Negeri Batam Kepri, Rabu (3/7/2019), guna mengetahui inovasi-inovasi yang dihasilkan/ dikembangkan oleh mahasiswa. Selain itu, Dewan juga ingin memahami cara penyelenggara pendidikan mempersiapkan dan mendukung kreatifitas para peserta didiknya tersebut.

  • MEDIA TRADISIONAL : Wayang Tetap Memikat Warga Banjarnegara

    BANJARNEGARA – Kesenian wayang kulit mendapatkan tempat tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Banjarnegara. Hal itu ditegaskan oleh anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Amin Makhsun dalam acara Media Tradisional dengan tema “Nguri Uri Kebudayaan Jawa Tengah Pagelaran  Wayang Kulit”, di Desa Pagak, Kecamatan Klampok, Sabtu (26/11/2022).