DPRD Jateng Sampaikan Aspirasi Geram ke Pusat

IMG 20201008 WA0012

DEMO GERAM. Bambang Eko Purnomo saat menemui para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Geram, Rabu (7/10/2020), di depan gerbang Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang. (foto ervan ramayudha)

GEDUNG BERLIAN – Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gerbang Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Rabu (7/10/2020) pukul 12.10 WIB. Dalam aksinya, mereka membawa spanduk dan Poster yang bertuliskan ‘Batalkan Omnibus Law’, ‘Semua Klaster Bukan Hanya Ketenagakerjaan’, ‘Tolak PHK Massal’, ‘Buruh Bukan Tumbal Krisis’, dan FSPIP Tolak Omnibus Law Ciker’.

Seperti disampaikan Koordinator Arif Afrullah, tuntutan massa yakni Batalkan Omnibush Law dan Stop PHK dengan alasan pandemi Covid-19, pengesahan RUU PKS, Gratiskan Biaya pendidikan, Stop Kriminalisasi Aktifis, dan mosi tidak percaya kepada DPR RI. Setelah melakukan serangkaian orasi, mereka akhirnya diterima oleh Anggota DPRD Jateng Bambang Eko Purnomo. 

“Hari ini (7/10/2020) akan langsung dikirim ke DPR RI,” tegasnya yang juga Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jateng. 

Pada sore harinya, setelah melakukan audensi dengan DPD SPN Jateng, Perwakilan tiap Fraksi dari Komisi E DPRD Jateng terdiri dari Sumarsono, Endro Dwi Cahyono, Takziatul Mutmainah, Ida Nurul Farida, Umar Utoyo, Sidi Mawardi juga mencoba mendatangi kerumunan massa. Para Dewan itu mendatangi sambil membawa bukti surat penyampaian aspirasi untuk disampaikan ke pusat.Β (humas/ariel)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA β€” Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.Β Β 

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG β€” Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.