• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 4 Maret 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Sukirman Dukung Pendidikan Integratif yang Berkualitas & Berkarakter

01/03/2020
in BERITA, PIMWAN
Sukirman Dukung Pendidikan Integratif yang Berkualitas & Berkarakter

Sukirman. (foto ariel noviandri)

KAJEN – Pengembangan pendidikan integratif yang berkualitas dan berkarakter menjadi tema dalam sarasehan pendidikan Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI) Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Minggu (1/3/2020). Dalam acara yang dibuka Bupati Pekalongan Asip Kholbihi itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman hadir sebagai salah satu pembicaranya.

Menurut Direktur YMI Arif Dwi Iskandar acara sarasehan itu digelar sebagai salah satu upaya merubah lembaga pendidikan dibawah naungan YMI menjadi lembaga yang modern, mengingat usianya hampir 80 tahun. Tercatat, ada 25 lembaga pendidikan diantaranya ada 13 taman kanak-kanan (TK)/ Raudatul athfal (RA), 2 sekolah dasar (SD), 4 Madrasah ibtidaiyah (MI), 1 sekolah menengah tingkat pertama (SMP), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 1 sekolah menengah tingkat atas (SMA), 1 Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Tinggi Agama Islam Ki Ageng Pekalongan (STAIKAP), dan 1 pondok pesantren (Ponpes).

“Kami berharap, dengan merubahnya menjadi lembaga pendidikan yang modern, lebih bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkarakter Islam. Dalam sarasehan ini, kami mengumpulkan beberapa narasumber untuk memahami kebijakan di bidang pendidikan sekaligus memahami gagasan dan meminta masukan menjadi lembaga modern. Salah satu narasumber yang kami undang dari kalangan eksekutif dan legislatif selaku pihak-pihak yang menyusun peraturan,” kata Arif.

Menyinggung lembaga pendidikan swasta dibawah naungan YMI itu, Asip Kholbihi mengaku sangat apresiatif dengan upaya pengembangan yang mengarah pada modernitas tersebut. Ia mengakui setiap lembaga pendidikan harus selalu siap menghadapi sesuai perkembangan zaman. 

Persoalan dikotomi antara sekolah negeri dan swasta, ia menegaskan, sudah tidak zamannya lagi perbedaan dalam dunia pendidikan. Ia menilai minat masyarakat di Pekalongan lebih tinggi pada lembaga pendidikan keagamaan. Untuk itu, pengelolaan lembaganya harus ditangani dengan baik yakni memiliki strategi dalam pembangunan pendidikan. 

“Dalam hal ini, kami mendukung pembangunan sekolah swasta. Pemerintah pusat sudah meningkatkan kesejahteraan guru swasta. Tercatat, ada 3.857 guru swasta di Kabupaten Pekalongan mendapat insentif dari pemerintah pusat. Dari situ, saya juga berharap ada sinergi antara pemerintah dan sekolah swasta untuk memajukan dunia pendidikan sehingga indeks pembangunan manusia (IPM) juga naik. Pada 2019 lalu, IPM di Kabupaten Pekalongan 69,71 naik dari tahun sebelumnya sebesar 67. Jika dunia pendidikan maju, maka kemiskinan bisa dikurangi dan dampaknya IPM ikut naik,” jelas Asip.

Mendengar soal YMI yang ingin menjadi lembaga pendidikan integratif yang berkualitas dan berkarakter, Sukirman mengaku sangat mendukung upaya tersebut. Dengan langkah itu, ia meyakini persoalan ‘gap’ antara sekolah negeri dan swasta. Karena, dengan merubah lembaga pendidikan yang lebih modern, sekolah swasta tetap menjadi pilihan masyarakat.
Hanya saja, kata dia, persoalan tingkat kesejahteraan guru sekolah swasta masih menjadi masalah yang perlu diatasi pemerintah. Pemprov Jateng sendiri sudah melakukan terobosan dengan memberikan insentif bagi guru agama.

“Di Jateng, tolok ukur IPM dan kemiskinan adalah tingkat pendidikan masyarakatnya. Untuk itu, dunia pendidikan diharapkan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang. Mengenai kesejahteraan, di Jateng mulai 2019 ada terobosan untuk mensejahterahkan guru yang sudah terdaftar di Kemenag. Saya berharap setiap guru agama bisa mengeceknya di Kemenag,” kata Politikus PKB itu. 

Sebagai informasi, sarasehan pendidikan yang digelar YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan itu juga menghadirkan narasumber lainnya yakni Anggota Komisi X DPR RI Bisri Romly, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Sumarwati, perwakilan PT. Pertamina Pusat Chusni Mubarak, dan Khirzudin Basyar selaku praktisi dunia usaha. Acara tersebut dihadiri puluhan guru swasta dibawah naungan YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. (ariel/priyanto)

Previous Post

Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Napza Kewajiban Bersama

Next Post

RAKOR PENDAPATAN: Tingkatkan Kontribusi & Dorong Kemandirian Daerah

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di DPRD Jateng
PIMWAN

Puluhan Jamaah Ikuti Tarawih Keliling di DPRD Jateng

02/03/2026
ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran
BERITA

ASPIRASI JATENG:  Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran

25/02/2026
Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen
BERITA

Komisi E Monitoring Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sragen

25/02/2026
Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng
BERITA

BPR BKK Didorong Perkuat Ketahanan Pangan di Jateng

24/02/2026
Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Next Post
RAKOR PENDAPATAN: Tingkatkan Kontribusi & Dorong Kemandirian Daerah

RAKOR PENDAPATAN: Tingkatkan Kontribusi & Dorong Kemandirian Daerah

PRIME TOPIC: Pentingnya Sinkronisasi Antarlembaga Pemilu

PRIME TOPIC: Pentingnya Sinkronisasi Antarlembaga Pemilu

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah