Komisi B Dorong Koperasi Bidik Usaha Fintech

1 akoperasi

BERFOTO BERSAMA. Komisi B berfoto bersama usai mengikuti puncak peringatan Hari Koperasi Nasional di Purwokerto, Banyumas, Kamis (11/7/2019).(Foto: Fais Fuadi)

BANYUMAS – Komisi B DPRD Jateng menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang ke-72 di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Kamis (11/7/2019). Kegiatan ekspo Harkopnas berlangsung mulai 11 Juli hingga 14 Juli dengan tema ‘Revolusi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0’.

Komisi B menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional di Purwokerto, Banyumas.

Ketua Komisi B M Chamim Irfani mendorong kerja sama antarkoperasi di bidang teknologi finansial atau finansial technology (fintech). “Salah satu yang penting adalah koperasi bekerja sama dengan finansial teknologi Link Aja yang sama-sama milik negara, sehingga revolusi di dalam koperasi bisa ikut berselancar maju di era digitalisasi,” katanya.

Sementara dalam Harkopnas tersebut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya mengatakan, reformasi koperasi dilakukan melalui tiga tahapan, yakni reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan.

Ia menjelaskan, reorientasi dilakukan dengan mengubah paradigma pemberdayaan koperasi kepada kualitas, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Rehabilitasi dilakukan melalui pembuatan data base koperasi berbasis Online Data System (ODS) di seluruh Indonesia. Sebagai dasar penyusunan program untuk pembenahan koperasi.

Adapun pengembangan dilakukan dengan meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, serta setara dengan badan usaha lainnya melalui regulasi yang kondusif, perkuatan sumber daya manusia (SDM), kelembagaan, pembiayaan, pemasaran dan kemajuan teknologi.(faiz/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA β€” Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.Β Β 

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG β€” Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.