Suntikan Modal Guna Perkuat Kinerja BPR BKK di Jateng

WhatsApp Image 2024 07 03 at 14.25.52

RAPAT KINERJA : Komisi C saat bertemu dengan direksi PT BPR BKK Tasikmadu (Karanganyar) dan PT BPR BKK Karangmalang (Sragen).(foto: dewi sekarsari)

KARANGANYAR – Komisi C mensuport seluruh kinerja dari BPR BKK di Jateng. Bahkan pihaknya siap mengundang seluruh stakeholder terutama Biro Perekonomian Setda Jateng pada pembahasan mengenai modal yang disetor.

Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro menyatakan hal itu saat kunjungan kerja di BPR BKK Tasikmadu (Karanganyar) dan BPR BKK Karangmalang (Sragen), Rabu (3/7/2024). Hadir dari Biro Perekonomian Jateng, Dirut BPR BKK Tasikmadu Didik Darmadi dan Dirut BPR BKK Karangmalang Raji.

“Pentingnya penambahan modal untuk memperkuat kinerja BPR BKK supaya tetap sehat secara keuangan,” kata dia.

Anggota Komisi C lainnya, Agung Budi Margono menambahkan, untuk BPR BKK perlu ada kajian secara komprehensif. Terlebih dengan keluarnya kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait satu pemegang saham. BPR milik pemerintah daerah harus diarahkan menjadi satu pemegang saham melalui BPD (Bank Jateng).

“Sebelum masa akhir tugas kita, perlu kita membuat kajian yang menyeluruh mengenai BPR BKK. Terlebih sudah ada wacana apakah ke depan BPR BKK akan masih mengambil segmen konvensional atau syariah. Kalau syariah, peluangnya besar banyak pondok pesantren di Jateng secara ekonomi belum digarap. Sebaliknya banyak digarap bank syariah nasional,” ucapnya.

Siti Rosidah menambahkan, isu pengambilalihan saham ke Bank Jateng patut menjadi catatan penting Komisi C. Terlebih banyak anggota BPR BKK Jateng berkinerja baik, termasuk Tasikmadu dan Karangmalang.

“Perlu kajian yang menyeluruh soal isu tersebut,” tegasnya yang turut diamini Mustolih.

Didik Darmadi menyampaikan pihaknya membutuhkan penambahan modal. Sejauh ini modal yang disetor kepada Pemkab Karanganyar Rp 9,6 miliar. Sementara untuk Pemprov Jateng Rp 10,9 miliar.

“Kami minta Komisi C bisa menyetujui penambahan modal dari kami supaya tidak terdilusi. Sejauh ini permasalah kami adalah penyelesaian kredit macet dampak dari Covid 19,” jelasnya.

Raji pun mengungkapkan, konsep kinerja dari BPR BKK Karangmalang sepenuhnya diserahkan kepada pemilik saham dalam hal ini Pemprov Jateng (51%) dan Pemkab Sragen (49%).     

Selanjutnya perkembangan dana simpanan PT BPR BKK Karangmalang yang dihimpun dari masyarakat sampai Mei 2024 sebesar Rp 730 miliar, aset Rp 846 miliar, kredit Rp 553 miliar, total deviden Rp 11 miliar, dan NPL 5,5.(dewi/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menyatakan siap mengawal aspirasi sekitar 300 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026). Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Diponegoro Melawan’ yang berlangsung dengan orasi dan dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 17 Agustus 2026 – 23 Agustus 2026 Ruang…

  • PEPARPEDA 2026: Ajang bagi Atlet Muda Paralimpik

    BUKA PARALIMPIK. Peparpeda Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026). (foto teguh prasetyo) SURAKARTA — Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Ajang itu menjadi ruang bagi atlet-atlet muda paralimpik…