Pacu Pemulihan Ekonomi, Bank Jateng Solo Fokus Kredit Produktif

DISKUSI KINERJA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Bank Jateng Surakarta, Jumat (14/10/2022), membahas kinerja pengelolaan keuangan. (foto ariel noviandri)
SURAKARTA – Di masa pandemi ini, usaha ekonomi masyarakat mulai bergairah. Untuk itu, Komisi C DPRD Provinsi Jateng meminta Bank Jateng ikut berpartipasi dalam upaya pemulihan ekonomi pasca Covid-19.
Hal itu dapat dilakukan dengan menggenjot penyaluran kredit produktif bagi masyarakat. Upaya lainnya adalah bersinergi dengan BUMD keuangan lain seperti BPR BKK dalam penyaluran kredit tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto dalam diskusi bersama jajaran manajemen Bank Jateng Surakarta, Jumat (14/10/2022). Ia berharap, dengah sinergi itu, upaya pemulihan ekonomi di Jateng dapat dipercepat.
“Sudah semestinya Bank Jateng ikut berupaya mempercepat recovery ekonomi masyarakat, termasuk bersinergi dengan BPR BKK. Dengan begitu, kedua BUMD bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bambang.

Menanggapinya, Djaka Nur Sahid selaku Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta mengaku di masa pasca pandemi ini pihaknya fokus pada penyaluran kredit produktif. Dengan kondsi itu, saat ini penyaluran kredit konsumtif cukup rendah.
“Kami saat ini masih fokus dalam kredit produktif sesuai arahan dari kantor pusat,” kata Djaka.

Senada, Bank Jateng Syariah juga fokus dalam kredit produktif. Dalam penjelasan Ludri Ambarwiyatni selaku Pemimpin Bank Jateng Syariah Cabang Surakarta, pada 2021 realisasi pembiayaan Rp 960,47 miliar dimana Rp 711,24 miliar kredit produktif dan kredit konsumtif sebesar Rp 249,23 miliar.
“Diharapkan dengan penyaluran kredit produktif untuk UMKM itu, usaha ekonomi masyarakat dapat bangkit,” harap Ludri. (ariel/priyanto)






