Bahas SDA di KIT Batang, Komisi C Rapat bersama Kemenko Marves

20211231143632 IMG

DISKUSI MARVES.Β Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama Kemenko Marves soal pengelolaan air baku di KIT Batang, Jumat (31/12/2021). (foto ariel noviandri)

GEDUNG BERLIAN –Β Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman & Investasi (Kemenko Marves) soal pengelolaan air baku di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Diskusi itu digelar di Ruang Rapat Komisi C, Jumat (31/12/2021).

Membuka rapat, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mengatakan diskusi tersebut sangat penting, mengingat pihaknya mendorong PT Tirta Utama (Perseroda) untuk ikut mengelola air baku di KIT Batang. Harapannya, dengan pengelolaan tersebut, kinerja Tirta Utama semakin meningkat sehingga mampu berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami berharap pengelolaan itu bisa digarap Tirta Utama untuk kepentingan daerah,” kata Bambang.

Senada, Anggota DPRD Provinsi Jateng Mustholih mengatakan pengelolaan air baku oleh Tirta Utama dapat mendukung kepentingan daerah. Dengan kata lain, manfaat ke depannya ditujukan bagi masyarakat.

“Yang jelas, baik secara langsung maupun nggak langsung, nanti kepentingannya untuk masyarakat,” kata Mustholih.

Menanggapi hal itu, Rahman Hidayat selaku Asisten Deputi Infrastruktur Dasar Perkotaan & Sumber Daya Air (SDA) Deputi Infrastruktur & Transportasi Kemenko Marves menjelaskan soal regulasi. Sementara mengenai SDA, ia berharap ada sinkronisasi antara kepentingan bisnis dan daerah.

“Nanti perlu dibicarakan lagi antara Komisi C dan eksekutif soal kepentingan tersebut. Karena, jangan sampai pengelolaan air itu hanya untuk bisnis semata, sementara disisi lain rakyat justru kekurangan air,” harap Rahman. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak β€” mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah PERIODE DATA 20 Juli 2026 – 26 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan