Bahayakan Pengendara, Pembangunan Jalan Jangan Terlalu Curam

IMG 20211221 WA0098

PANTAU JALAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau proyek jalan penghubung Boja-Sukorejo Kabupaten Kendal, Selasa (21/12/2021), didampingi pihak DPU BMCK Provinsi Jateng. (foto soni dinata)

KENDAL – Dalam pantauan proyek jalan penghubung Boja-Sukorejo Kabupaten Kendal, Selasa (21/12/2021), Komisi D DPRD Provinsi Jateng meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jateng agar tidak membangun jalan yang terlalu menanjak dan curam. Karena, kondisi itu justru membahayakan pengendara.

“Kami menyarankan agar pekerjaannya secara teknis dilakukan dengan cara pengeprasan bukit dan pemangkasan gunung batu agar jalan tidak terlalu menanjak dan bisa diperlebar sehingga bisa terbangun jalan yang landai,” kata Alwin Basri, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng.

Menanggapi hal itu, Agus dan Supriono dari DPU BMCK Provinsi Jateng menjelaskan mengenai proses pengerjaanya. Dalam pekerjaan ruas jalan tersebut, pekerja memangkas bukit hingga 30 meter agar tidak terlalu curam. Selain itu, juga dilakukan pengeprasan gunung batu untuk meluruskan ruas jalan. 

“Besarnya gunung batu yang rencananya dihancurkan tidak bisa direalisasi karena beberapa faktor,” ungkap Supriono.

Dikatakan, batu tidak bisa dihancurkan dengan dinamit karena membahayakan penduduk sekitar yang terlalu dekat dengan permukiman. Meski dilakukan dengan alat berat, petugas kesulitan karena kondisi geografis yang sulit dijangkau dari berbagai arah. 

“Rencana awal penggempuran gunung batu, namun karena kondisi tidak memungkinkan, hanya dikurangi sebagian, dipotong 13 meter untuk badan jalan,” ujarnya. 

Mendengar penjelasan tersebut, Alwin sangat mengapresiasi terhadap semua yang terlibat dari perencanaan dan pengerjaan secara teknis. Pasalnya, dengan dibuatnya alinyemen sedemikian rupa, maka jalan tersebut tidak terlalu curam.

“Harapannya, mobil besar atau mobi pribadi tidak akan mengalami ‘nggelondor’ kata Orang Jawa. Saya sendiri, sebelum jalan jadi seperti ini, pernah mengalami hal tersebut di ruas jalan ini,” ungkap Alwin. (soni/ariel)

Berita Terkait

  • Dewan Apresiasi Semangat KPPS di Wonogiri

    WONOGIRI – Komisi A sangat mengapresiasi kinerja KPU Kabupaten Wonogiri dan penyelenggara lainnya atas semangat perjuangan mensukseskan perhelatan Pemilu serentak 2019. Semangat itu tidak hanya memberikan hasil maksimal tapi juga mengirimkan kabar duka ke masyarakat bahwa ada 3 Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia akibat kelelahan.

  • RAKER RKPD 2023: Permasalahan PPDB & Pengangkatan Guru P3K Disorot

    GEDUNG BERLIAN – Komisi E DPRD Jateng melakukan dialog interaktif bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bidang kesejahteraan, Kamis (14/7/2022) di Ruang Rapat Komisi E.  Mitra kerja bidang kesejahteraan tersebut adalah Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemuda dan Olahraga, Biro Kesra, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penghubung, dan BPKAD. Dalam kesempatan tersebut masing-masing OPD memaparkan evaluasi program Tahun 2022 dan perencanaan program Tahun 2023.

  • Imam Teguh Bangga Pembaruan Alutsista TNI AD

    SEMARANG – Ketua Komisi A Imam Teguh Purnomo hadir langsung menyaksikan puncak HUT ke 65 Penerbangan TNI AD (Penerbad) di Skadron 11 dan Lanumad A Yani, Kamis (14/11/2024). Acara Wing Day sekaligus dilakukan pembukaan Penerbad Expo dihadiri langsung Komandan Pusat Penerbad Mayjen TNI Zainuddin.

  • Komisi E Fokus Urusan Wajib Pendidikan dan Sosial

    SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Tengah melaksanakan studi banding guna mendapatkan data dan informasi terkait urusan wajib pelayanan dasar pada Bidang Pendidikan dan Bidang Sosial ke DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu (7/12/2022). Dalam kesempatan itu, rombongan didampingi Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan diterima langsung oleh anggota Komisi E DPRD Jatim Umi Zahrok dan Hari Putri Lestari di Ruang Kerja Komisi E.