DIALOG PROAKTIF: Dwi Yasmanto Bersyukur Jalan Desa Mulai Mulus

WhatsApp Image 2023 03 14 at 02.29.31

KUNJUNGAN DAERAH: anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Dwi Yasmanto berkeliling Kebumen.(foto: azhar al hadi)

KEBUMEN – Dalam sehari, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Dwi Yasmanto berkeliling Kebumen. Sejumlah warga desa yang menjadi binaannya disapa . Kegiatan itu dilakukannya dalam program Dialog Proaktif pada Minggu (12/3/2023).

Agenda pertama menghadiri pengajian bersama warga Desa Sido Bunder, Kecamatan Puring dilanjutkan dengan penyerahan bantuan seperangkat rebana. Dalam pengajian tersebut turut hadir pula anggota DPRD Kebumen Solatun, dan Kepala Desa Sido Bunder Sarno.

Alat musik rebana, kata Yayan-sapaan akrab Dwi Yasmanto mengatakan penyerahan bantuan tersebut sesuai keinginan ibu-ibu Muslimat di Desa Sida Bunder. Melalui Lurah Sida Bunder, mereka  menyampaikan keinginannya untuk bisa berkegiatan dengan menggunakan rebana.

“Bagaimanapun rebana menjadi salah satu alat siar dan merupakan salah satu alat music tradisional. Alhamdulillah bantuan alat rebana ini telah terealisasi dan mudah-mudahan dapat bermanfaat,” ucapnya.

Dwi Yasmanto menyampaikan, jika jalan rusak yang telah kita lewati bersama pada saat menuju ke tempat acara ini menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat.  maka kami dari Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tadi, contohnya jika jalan usaha taninya bagus otomatis pada saat para petani membawa hasilnya itu bisa lebih mudah dan cepat dibandingkan jalan usaha tani yang masih jelek yang mana bisa mengakibatkan hasil pertaniannya jatuh sehingga dapat menghambat. Harapan kedepannya sinergitas dan kedua pembangunan desa itu wajib dan kita dari Pemerintah Provinsi juga mendukung program – program Bupati Kebumen  seperti Jalan Mulus Ekonomi Bergerak (Jamu Seger).

Tak selang lama kemudian, Dwi Yasmanto yang didampingi Basuki dan Solatun kini berpindah ke Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring guna meninjau aspirasi yang telah diberikan berupa jalan.

Basuki menjelaskan bahwa dulu jalan yang ada di Desa Tambakmulyo kondisi jalan ini merupakan jalan yang rusak dan becek. Dengan telah diperbaikinya jalan ini aktifitas masyarakat yang ad di Desa Tambakmulyo bertambah lancar, ruas jalan yang telah di perbaiki 400 meter. Masyarakat Desa Tambakmulyo bekerja di kebun, penderes gula merah.

Ini salah satu fungsi dari menyerap aspirasi masyarakat dan Pak Lurah telah menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat melalui reses maupun melalui jaring aspirasi masyarakat. Ke depannya sektor desa wisata yang ada di Kebumen akan selalu kami dukung. Harapannya kami selaku pemerintah Provinsi Jawa Tengah khususnya untuk masyarakat yang ada di Desa Tambakmulyo dan masyarakat jawa tengah jangan pesimis karena adanya pandemic kemarin ayo kita sama – sama dan pemerintah pastinya juga akan memperhatikan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat dan semoga Kedepan Perekonomian Masyarakat Tambakmulyo semakin maju dan saat ini destinasi wisata yang ada di desa Tambakmulyo ini banyak dan sangat bagus, tentunya dapat meningkatkan pendapatan asli desa.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam