Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Bupati Demak & Sragen

IMG

BACA SUMPAH. Bupati dan Wabup Demak dan Sragen saat diambil sumpahnya oleh gubernur di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Senin (24/5/2021). (foto ariel noviandri)

GUBERNURAN – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto menghadiri upacara pengambilan sumpah jabatan & pelantikan Bupati/ Wabup Demak dan Sragen masa jabatan 2021-2026 dan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK & Ketua Dekranasda Kabupaten Demak dan Sragen. Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran, Senin (24/5/2021).

Sebelum pengambilan sumpah dilakukan, dibacakan Keputusan Mendagri Tito Karnavian mengenai pelantikan Bupati dan Wabup Demak dan Sragen. Disebutkan, Bupati Demak dokter Eistianah & Wabup Ali Maksun dan Bupati Sragen dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati & Wabup Suroto.

Selain itu, juga digelar pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jateng Atiqoh Ganjar Pranowo.

Sementara, dalam sambutannya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan ada fenomena yang menarik saat pelantikan kali ini. Yakni, kedua bupati merupakan perempuan.

“Ini menarik karena Demak dan Sragen sama-sama memiliki bupati perempuan. Maaf buat bapak-bapak, kali ini perempuannya hebat-hebat,” kata Ganjar sembari tersenyum.

Dikatakan, kepala daerah yang telah dilantik harus mampu menangani persoalan Covid-19. Karena, sampai sekarang kasusnya di daerah masih cukup tinggi.

“Terlebih, sekarang muncul varian (virus) baru sehingga perlu diwaspadai. Jika ada kesulitan, silahkan kontak saya,” kata gubernur.

Untuk Ketua Tim Penggerak PKK, ia juga mengingatkan langkah pencegahan stunting dan pernikahan usia dini. Ia berharap Program Jogo Tonggo bisa diterapkan dan tetap melanjutkan.

“Untuk Ibu Ketua PKK, saya titip agar bisa memperhatikan persoalan gizi anak-anak dan Jogo Tonggo untuk membantu masyarakat di Demak dan Sragen,” harapnya. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Perlu, Penguatan Pengawasan Pesantren Ramah Perempuan & Anak

    JAKARTA – Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren menjadi alasan Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendatangi Kantor Kementerian Agama RI, Kamis (23/7/2026). Langkah itu ditempuh untuk memastikan kebijakan perlindungan santri tidak berhenti pada regulasi tapi benar-benar berjalan efektif di setiap pesantren.

  • Destinasi Wisata Terintegrasi Potensi Alam Perlu Diperbanyak

    BANDUNG – Provinsi Jateng membutuhkan model pengelolaan destinasi wisata yang mampu mengintegrasikan potensi alam, masyarakat, dan investasi agar mampu bersaing dengan daerah lain. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng memilih mempelajari pengelolaan Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (23/7/2026), yang dinilai berhasil mengembangkan wisata berbasis perairan secara berkelanjutan

  • Dikonsultasikan, Dana Cadangan Pilkada ke Kemendagri

    JAKARTA — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mewanti-wanti potensi ledakan anggaran pada gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2029. Mengacu pada pengalaman sebelumnya, total kebutuhan dana untuk menyokong pesta demokrasi lima tahunan di Jateng diperkirakan tembus hingga Rp 2,2 triliun.  

  • Penting, Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintah Desa

    SEMARANG — Komisi A DPRD Provinsi Jateng mendorong pemerintah desa di seluruh Jateng untuk memperbaiki tata kelola perencanaan dan evaluasi anggaran desa. Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Putro Negoro Rekthosetho menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan sejauh mana pemdes mampu mengelola anggarannya secara terbuka dan berintegrasi.