KUNJUNGAN KERJA : Komisi B berada di Merapi Farma Herbal di Jl Kaliurang, Pakis, Sleman.(foto: bintari rakasiwi)
SLEMAN – Komisi B DPRD Jateng, Kamis (3/7/2025), berkunjung ke Merapi Farma Herbal yang berada di Jl Kaliurang, Pakis, Sleman. Kunjungan kerja tersebut guna mencari data serta masukan terkait dengan berbagai macam tanaman yang bisa dijadikan obat-obatan. Turut mendampingi Dinas Koperasi Jateng Joko Supriyanto diterima N yoman Raiksha Putri dari Dinas Pariwisata Sleman.

Dalam penjelasannya Nyoman Raisha merasa senang dan bangga ada kunjungan DPRD Jateng ke wilayahnya. Tanaman herbal atau empon-empon kerap digunakan masyrakat Indonesia khususnya Jawa disuguhkan menjadi jamu yang berkhasiat untuk kesehatann badan.
Di kawasan yang berhawa sejuk itu, Komisi B diajak berkeliling Merapi Farma Herbal. Perusahaan herbal itu membuat sejumlah produk seperti jamu gendong, tanaman obat, minuman kesehatan, wisata herbal.
Anggota Komisi B Harun mengatakan, tanaman tanaman herbal atau empon-empon ini perlu dikenalkan kepada masyarakat luas supaya mereka paham tentang khasiatanya.
“Kami akan terus mendorong dinas terkait untuk mengembangkan tanaman herbal, yang manfaatnya cukup banyak dan supaya bisa menjadi ajang wisata juga,” kata Harun.

David Iskak pun turut berujar tanaman herbal yang ada di depan pengolahan jamu ini, sangat mungkin dijadikan objek wisata, sehingga orang yang berkunjung tidak hanya sekedar minum jamu.
Industri yang berdiri sejak 1999 ini cukup menarik wisatawan khususnya kalangan perempuan, salah satunya anggota Komisi B Kadarwati. Ia merasa senang karena di tempat tersebut bisa menambah wawasan tentang tanaman yang ada disekitar kita.
“Sebenarnya tanaman hetbal yang banyak manfaatnya inj ada disekeliling kita, namun kita belum paham manfaatnya, nah setelah kunjungan ini, kita jadi tahu manfaat dan kegunaan dari berbagai macam tanaman yang ada” katanya.

Sedangkan Endrianingsih berkomitmen akan menyosialisakan tanaman-tanaman herbal ini ke masyarakat luas.
“Kita tahu bahwa tanaman tanaman yang kita lihat didepan tadi tidak semua orang tau atau kenal, apalagi anak-anak muda zaman sekarang. Setelah kunjungan ini, tentu sebagai anggota Komisi B kami akan menyosialisakan tentang tanaman tanaman herbal inj ke masyarakat melalui reses maupun kunjungan dapil, supaya mereka tidak melulu harus mengkonsumsi obat kimia, karena ternyata disekeliling kita itu banyak sekali obat yang kita butuhkan,” katanya.(evi/priyanto)








