• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Kinerja Rumah Sakit, Fokus Pelayanan & Tetap Perhatikan Pendapatan

03/12/2025
in BERITA, KOMISI C
Kinerja Rumah Sakit,  Fokus Pelayanan & Tetap Perhatikan Pendapatan

RUMAH SAKIT. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama Dinas Kesehatan DI. Yogyakarta, Rabu (3/12/2025), membahas kinerja pelayanan rumah sakit. (foto faisol ganang)

​YOGYAKARTA – Tantangan ganda dalam mengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti rumah sakit (RS)—yakni mengejar pendapatan tanpa mengesampingkan fungsi pelayanan publik—menjadi sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng ke Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Pada Rabu (3/12/2025), Komisi C berkunjung ke RS. Jiwa Grhasia dan RS. Paru Respirasi milik Pemprov DI. Yogyakarta.

Tujuannya, menggali strategi bagaimana RS milik pemerintah dapat meningkatkan pendapatan secara signifikan. Di sisi lain, tetap menjaga kualitas layanan sosial bagi masyarakat.

​Sekretaris Komisi C, Anton Lami Suhadi, dalam pertemuan tersebut mempertanyakan formulasi yang tepat agar rumah sakit pelat merah tidak terjebak pada komersialisasi semata. “Bagaimana rumah sakit pemerintah ini masih tetap mengejar pendapatan namun tidak meninggalkan tugas pelayanan,” tegas Anton di hadapan jajaran direksi kedua rumah sakit dan Sekretaris Dinas Kesehatan DI. Yogyakarta Setyo Harini.

​Merespons hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan DI. Yogyakarta Setyo Harini memaparkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada penguatan tata kelola keuangan yang berjalan beriringan dengan standar pelayanan. Menurut dia status BLUD memberikan fleksibilitas yang harus dimanfaatkan untuk responsivitas fasilitas.

​”Peningkatan pelayanan harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola keuangan BLUD. Dengan kemandirian pengelolaan keuangan, RS dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan lebih fleksibel dalam peningkatan fasilitas,” ujar Setyo.

​Ia menekankan akuntabilitas tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah DI. Yogyakarta pada tahun ini telah menerapkan sistem pelaporan keuangan berbasis aplikasi, dan audit internal berkala. Juga, pelatihan intensif bagi unit-unit terkait di RS.

​Dalam kesempatan yang sama, Direktur RS Paru Respirasi dokter Tri Setiana membagikan kisah sukses instansinya. Hingga November 2025, RS berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 11 miliar, memenuhi target tahunan sebelum tahun berakhir.

​Strategi ‘jemput bola’ yang diterapkan, antara lain pendekatan faskes tingkat I yakni tim RS langsung mendatangi klinik dan puskesmas untuk memperkuat jejaring rujukan. Selanjutnya, sosialisasi edukatif dengan melakukan pendekatan ke sekolah-sekolah (SMA/SMK) di Yogyakarta terkait kesehatan paru.

​”Tahun ini target kami terpenuhi. Rencana ke depannya, kami akan menyediakan 240 tempat tidur, dari yang awalnya hanya 25 tempat tidur,” papar Tri.

​Sementara, Direktur RS. Jiwa Grhasia DIY. Yogyakarta dokter Akhmad Akhadi menyoroti dukungan ‘Dana Istimewa’ sebesar Rp 20,6 miliar yang diterima pada 2025. Dana itu didukung dengan inovasi layanan berbasis digital.

​”Kami punya aplikasi bernama Grhasia Sadewa. Aplikasi tersebut digunakan untuk penjemputan dan pemulangan pasien dari berbagai lokasi agar dapat bergerak cepat dan tepat,” jelas dokter Akhmad.

​Menariknya, doktee Akhmad menyebutkan optimisme tinggi untuk masa depan. “Target pendapatan dana BLUD 2026 sebesar Rp 700 miliar. Pendapatan dana kita tidak ditarget secara kaku oleh Pemerintah DI. Yogyakarta tapi kami memiliki target internal yang kuat,” pungkasnya. (mentari/priyanto)

Tags: anton lami suhadiBLUDDPRD Jatenggedung berlianHumas Setwan Jatengkomisi cpendapatansetwansetwan jateng
Previous Post

Krisis Lahan Kritis, Komisi B Sambangi Kemenhut

Next Post

HAKORDIA 2025: Komitmen DPRD Jateng Perkuat Gerakan Antikorupsi

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan
BERITA

Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

12/01/2026
Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker
BERITA

Raperda Perlindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker

12/01/2026
​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan
BERITA

​Raperda Standarisasi Jalan, Fokus Kelayakan Teknis & Standar Keselamatan

12/01/2026
Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat
BERITA

Pengelolaan Hutan Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat

12/01/2026
Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan
BERITA

Perlu Perhatian Khusus, Persoalan Kebencanaan di Grobogan

08/01/2026
Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta

08/01/2026
Next Post
HAKORDIA 2025: Komitmen DPRD Jateng Perkuat Gerakan Antikorupsi

HAKORDIA 2025: Komitmen DPRD Jateng Perkuat Gerakan Antikorupsi

Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah