DIALOG PROAKTIF : Berhasil Dorong Cawet Jadi Desa Digital

WhatsApp Image 2022 06 22 at 20.45.21

HASIL ASPIRASI : Irna Setyowati meninjau salah satu hasil aspirasinya di Desa Cawet, Pemalang.(foto: bintang firdausy)

PEMALANG –  Irna Setyowati meninjau desa yang mempunyai nama unik, yaitu Desa Cawet yang terletak di Pemalang, Selasa, (21/6/2022). Sekretaris Komisi A DPRD Jateng itu ingin melihat langsung hasil aspirasi warga yang selama ini yang telah diperjuangkannya kepada konstituen. Ia mengikuti rangkaian program “Dialog Proaktif” milik Sekretariat DPRD Jateng. Irna tampak sumringah dikarenakan aspirasi dari warga Pemalang  telah berjalan dan membuahkan hasil maksimal.

Di pagi hari yang diawali berkunjung ke sekolah Nusa Mandiri di kecamatan Ampel Gading. Irna Beserta Mohammad Maliki selaku Kepala SMK Nusa Mandiri meninjau gedung sekolah yang akan di bangun kelas baru. Irna berharap untuk sekolah Nusa Mandiri ke dapannya akan menghasilkan siswa dan siswi yang berprestasi tidak hanya di akademik namun juga berahklak.

“Ya beginilah suasana kondisi kelas yang akan di renovasi bantuan dari DPRD Provinsi, di Sekolah ini pun tidak hanya prestasi akademik yang ditonjolkan, namun ahklak dan budi pekerti harus menjadi yang utama” ucapnya.

Tidak hanya sekolah, siang menjelang sore hari, bertolak ke selatan Pemalang. Tepatnya di Desa Cawet, Desa Kramat, Dukuh Watu Gajah. Irna yang pada saat itu didampingi Kepala Desa (Kades) Taufik Saleh meninjau pembangunan jalan desa.

Bantuan pembangunan jalan dan talut dibeberapa desa itu mengucurkan dana senilai Rp 34,5 miliar pada Tahun Anggaran 2021 itu telah membuahkan hasil. Seperti di RT 6 dan 7 telah dibangun talut sepanjang 313 meter, rabat beton di RT 6, 7 dan 8 sepanjang 561 meter. Selanjutnya talut di RT 8 sepanjang 181 meter.

“Tujuan saya menjadi anggota DPRD itu untuk menyerap aspirasi rakyat yang selama ini menggantungkan harapan kepada kita sebagai perwakilan rakyat khususnya di Pemalang di Desa Cawet ini walapun diatas gunung yaa, tetap kita sambangi dan akhirnya akses jalan ke Desa Cawet saat ini menjadi mudah bukan ?”.

Kepala Desa Taufik Saleh juga menambahkan mengenai Desa Cawet yang saat ini menjadi desa digital karena program dari bupati setempat, dengan buah digital yaitu aplikasi dan website “Buka Cawet”.

Di penghujung acara dalam di dalam balai desa, Irna berharap ke depannya untuk Desa Cawet akan menjadi panutan atau penggerak dan percontohan desa digital yang paling di lirik oleh desa-desa lain untuk keterbukaan informasi desa, tidak hanya di pemalang namun dapat sebagai contoh untuk desa se-Jawa Tengah.

“Ya itu semua karena program pak bupati menjadi desa digital, Pemalang itu kan terdiri dari wilayah pesisir dan pegunungan dan perbukitan. Jadi dari wilayah Watu Kumpul, Punguk, Pulosari. Namun di wilayah Pulosari itu yang saat ini perlu diperhatikan adalah air pada saat musim kemarau. Terlebih Desa Cawet ini akan viral, karena dari kanal Youtube Desa Cawet yang mejadi desa digital,” ungkapnya.(ayuutami/priyanto)

Info Lainnya

  • Pentingnya Semangat Relawan dalam Kegiatan ‘Jogo Kali’

    KARANGANYAR – Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengumpulkan seluruh sukarelawan Jogo Kali Karangayar dalam kegiatan rapat koordinasi tindak lanjut usai penanaman pohon, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa merawat dan menjaga tanaman yang telah ditanam adalah tugas utama dari sukarelawan Jogo Kali

  • DPRD Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng menyatakan siap mengawal aspirasi sekitar 300 mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026). Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Diponegoro Melawan’ yang berlangsung dengan orasi dan dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat

  • PEPARPEDA 2026: Ajang bagi Atlet Muda Paralimpik

    BUKA PARALIMPIK. Peparpeda Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026). (foto teguh prasetyo) SURAKARTA — Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jateng 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Jumat (21/8/2026) malam. Ajang itu menjadi ruang bagi atlet-atlet muda paralimpik…

  • Raperda Standarisasi Jalan Butuh Rekomtek dari Kemen PU

    JAKARTA – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendatangi Ditjen Bina Marga Kemen PU, Rabu (19/8/2026). Kedatangan dewan terkait rekomendasi teknik draft Raperda tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan Provinsi sebagai syarat mengajukan fasilitasi kepada Direktur Produk Hukum Daerah Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri