Pansus RPJMD Bahas Digitalisasi & Pelayanan Publik

1000481381

SOAL DIGITAL. Pansus RPJMD bersama OPD dan akademisi membahas peningkatan digitalisasi dan pelayanan publik di Kantor Bappeda Provinsi Jateng, Selasa (1/7/2025). (foto r. ariel)

SEMARANG – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mencakup segala bidang dan urusan yang ada di Provinsi Jateng. Kali ini, Pansus RPJMD membahas soal peningkatan digitalisasi dan pelayanan publik.

Diskusi tersebut digelar di Kantor Bappeda Provinsi Jateng, Selasa (1/7/2025). Hadir dalam diskusi itu diantaranya Anggota Pansus, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kalangan akademisi.

Saat membuka diskusi, Wakil Ketua Pansus Dedy Endriyatno berharap diskusi tersebut dapat memberikan masukan dalam pembahasan Raperda RPJMD. Karena, menurut dia, persoalan digitalisasi sekarang sudah sangat erat dengan kehidupan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian serius dalam pembangunan di Jateng.

“Saat ini masyarakat sangat dekat dengan digitalisasi sehingga hal itu perlu mendapat perhatian agar bermanfaat dalam pelayanan publik,” kata Dedy.

Dalam diskusi tersebut, pansus bersama OPD dan akademisi menyoroti persoalan arah transformasi perwujudan digitalisasi. Selain itu juga mengenai inovasi pelayanan publik yang prima.

“Sehebat apapun sistem digitalisasi, jika yang menjalankannya belum mampu, maka akan sulit mengimplementasikannya kepada masyarakat,” tandasnya. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Komisi A Urai Kerumitan Pengelolaan Aset di RSUD Dr Moewardi Solo

    SURAKARTA – Komisi A mencoba mengurai permasalahan pengelolaan aset milik Pemprov Jateng yang berada di RSUD dr Moewardi Solo. Sejauh ini aset tersebut digunakan oleh PMI Surakarta untuk disewakan menjadi anjungan tunai mandiri (ATM) serta poliklinik. Karena itulah masalah persewaan aset tersebut menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

  • Komisi E: Pembelajaran Tatap Muka Belum Dapat Dilakukan

    KENDAL – Komisi E DPRD Provinisi Jateng berkunjung ke SMK 4 Kabupaten Kendal, Selasa (30/6/2020), terkait pengawasan dan pemantauan recovery Covid-19 dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021. Saat bertemu dengan Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Nunik Mustika Ning Tyas Runtuweni dan Kepala SMK 4 Suharto beserta Jajarannya, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz mengatakan bahwa selama ini kendala peserta didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar menuju pembelajaran tatap muka saat ini belum dapat dilakukan.