Kunjungi Sulsel, Pelajari Penanganan RTLH

IMG

BAHAS KEMISKINAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sulsel di Kota Makassar, Jumat (28/2/2020), membahas soal kemiskinan di daerah. (foto dewi sekarsari)

MAKASSAR – Persoalan kemiskinan masih menghantui Provinsi Jateng sampai sekarang. Kondisi itu dapat dilihat di beberapa kabupaten, yang warganya masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH).

Guna menekan persoalan tersebut, Komisi D DPRD Provinsi Jateng ikut berupaya agar semua warga mendapatkan rumah yang layak huni. Salah satu upayanya yakni dengan mengoptimalkan program rumah layak huni dengan beberapa indikator pendukung salah satunya adalah penggunaan air bersih, sanitasi yang sehat. 

“Kami ingin mencapai ‘Gerakan 100-0’ yang artinya 100 persen air bersih dan 0 kawasan kumuh yang kami upayakan,” kata Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Alwin Basri, Legislator asal Fraksi PDI Perjuangan, saat memimpin Komisinya melakukan studi banding mengenai penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (28/2/2020).

Saat berdiskusi dengan jajaran dinas, Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santoso juga mengatakan upaya 100% air bersih itu menjadi inspirasi bersama dalam upaya penanggulangan kemiskinan. “Air bersih bisa menjadi insipirasi kita bersama. Minimal kita mulai penataan dan, jika ada catatan-catatan bersama, kita berikan ke pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,” kata Politikus PKS itu. 

Senada, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng Arief Djatmiko juga berkeinginan untuk mempercepat penyelesaian kawasan kumuh yang masih ada di wilayah Jateng. “Bagaimana kita menangani, kita mengintegrasikan, kita bisa menyelesaikan, kita jalan bersama, dan kita diskusikan persoalan tersebut. Ada beberapa hal disini cukup menarik untuk kami catat yakni bersama berjuang ke pusat dan kita kolaborasikan terus bentuknya,” kata Arief.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel Andi Bakti Haruni menjelaskan capaian RTLH di Sulsel berkisar 0,195% per satuan penduduk. Datanya juga menyebutkan, persentase kawasan kumuh yang belum tertangani sekitar 0,049% dimana angka itu dapat tertangani namun tidak yakin dengan kemampuan di bidang investasi yang sering mendahulukan pembangunan jalan, pendidikan dan kesehatan. 

“Masalah yang kami hadapi, semakin bertambah program juga semakin bertambah kawasan kumuhnya,” ucap Andi.

EFEK MISKIN

Tentang penanganan RTLH, lanjut dia, yang dilakukan Pemprov Sulsel yakni dengan mengurangi efek kemiskinan. Konsepnya, kurangi bebannya dan tingkatkan pemasukannya. 

“Seperti olah hasil pertanian supaya menimbulkan nilai tambah. Jadi, mencari persoalan dan menjadi solusi, itu kuncinya,” sarannya. (dewi/ariel)

Berita Terkait

  • Setwan Jateng Terima Duta Parlemen Remaja

    GEDUNG BERLIAN – Sejumlah pelajar SMA yang tergabung dalam Parlemen Remaja 22 mendatangi Kantor DPRD Jawa Tengah, belum lama ini. Mereka diterima Kepala Bagian (Kabag) Humas Andi Susmono dan Kasubag Informasi dan Dokumentasi (Indok) Ayutaminingtyas di Ruang Rapat Pimpinan.

  • MEDIA TRADISIONAL: Pemberdayaan Kesenian Tradisional untuk Keselestarian Budaya Bangsa

    BREBES – Dialog Media Tradisional (Metra) menampilkan kesenian kuda kepang ebeg. Acara yang digelar Sabtu (11/2/2023), di halaman Kantor Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong. Pada kesempatan itu anggota DPRD Jateng M Iskhak berkesempatan menjadi narasumber untuk membahas perkembangan kesenian tradisional di Brebes. Turut menjadi narasumber lainnya Hasanudin selaku tokoh masyarakat Desa Pepedan, dan Mahnuri (Ketua Paguyuban Seni Kuda Kepang Ebeg). Saat digelar pertunjukkan kuda kepang, animo masyarakat datang ke lokasi sangat tinggi.

  • Puluhan Siswa SMA 5 Sambangi Gedung Berlian

    SEMARANG – Puluhan siswa dari SMA 5 Kota Semarang, Rabu (18/10/2023), mendatangi Gedung Berlian DPRD Jateng. Selain untuk mengetahui tugas dan fungsi kedewanan, siswa-siswi itu juga ingin melihat langsung isi bangunan yang menjadi rumah wakil rakyat.

  • MUNAS ADPSI 2019: Satukan Visi Misi Pemerintah Pusat & Daerah

    JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto bersama Sekretaris DPRD (Sekwan) Urip Sihabudin menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Rabu (18/12/2019), di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta. Tema yang diambil dalam munas tersebut yakni melalui Munas ADPSI, Kita Satukan Visi Misi Pemerintah Pusat dan Daerah menuju Indonesia Maju dan Sejahtera.

  • Komunikasi dan Koordinasi Kunci Penanganan Bencana

    PEMALANG – Komisi E DPRD Jateng memberikan apresiasi dari kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang. Sebagai lembaga yang bersifat koordinatif, BPBD mampu menggerakkan semua lini yang dimilikinya termasuk membentuk desa tangguh bencana