Komisi D Minta Perawatan Jembatan Rejosari secara Berkala

1000633027

PANTAU JEMBATAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau Jambatan Rejosari, Magelang, Kamis (2/10/2025). (foto rahmat yasir widayat)

MAGELANG – Setelah diresmikan pada awal tahun ini, keberadan Jembatan Rejosari sangat dirasakan besarnya manfaat oleh masyarakat. Sebagai penghubung dua daerah yakni Kabupaten Magelang dengan Kota Magelang, Jembatan Rejosari sudah mulai dilalui warga.

Sekretaris Komisi D Kholik Idris menyatakan, saat ini masuk dalam masa perawatan jembatan. Ia meminta kepada Dinas PU Bina Marga Cipta Karya supaya tetap memantau kondisi badan jembatan supaya tidak ada konstruksi yang rusak.

“Secara visual, kami melihat kondisi jembatan Rejosari sudah baik. Bahkan kami mencoba berjalan di jembatas pun terasa nyaman. Karena ini masih masa perawatan, kami minta Dinas PU supaya memantau. Ini menjadi bagian baru bagi masyarakat kedua wilayah, menandai peningkatan konektivitas dan aksesibilitas yang signifikan,” ucapnya di sela-sela bersama anggota Komisi D berada di Jembatan Rejosari, Kamis (2/10/2025).

Jembatan Rejosari, yang menghubungkan Ngambik Lor, Kelurahan Kramat Selatan (Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang) dan Desa Rejosari (Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang), diresmikan Pj Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana, Kamis (9/1/2025). Anggota Komisi D Sukardiyono menyebutkan jembatan tersebut dikenal sebagai jembatan gantung terbuat dari bahan sederhana yang hanya bisa dilewati pejalan kaki dan pesepeda motor.

Sementara Agus Apriyanto selaku Kepala Balai Pelaksana Jembatan (BPJ) menjelaskan, Jembatan Rejosari atau disebut juga Jembatan Kali Progo Sucipto Suwigo merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Perencanaan pembangunan sejak 2023 dan rampung dalam kurun 10 bulan (Maret-Desember 2024).

Untuk pendanaan, pemerintah pusat memberikan bantuan rangka jembatan bentang 100 meter dan lebar 7 meter di atas Sungai Progo. Pemprov Jateng telah mengalokasikan Rp 44,6 miliar untuk memasang rangka dan melaksanakan pembangunan jembatan.

“Sementara pemkot dan pemkab Magelang telah menyediakan lahan yang diperlukan untuk perluasan akses jalan menuju jembatan sepanjang 3,08 km (Kramat Selatan dan Rejosari),” lanjutnya.
Selain menjadi jalan penghubung antarkabupaten, jembatan itu menjadi akses jalan menuju TPST Regional di Bandongan. (priyanto/ariel)

Info Lainnya

  • Disorot, Rasio NPL di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara

    BANJARNEGARA – Hingga Agustus lalu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loans/NPL) di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara tercatat pada angka 43,64%. Realisasi NPL itu masih berada di atas batas Rencana Bisnis Bank (RBB) Agustus 2026 sebesar 43,28% maupun target penurunan NPL pada RBB Desember 2026 sebesar 38,65%

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto