Komisi A Akan Segera Kumpulkan Desk Pemilu Jateng

WhatsApp Image 2022 10 24 at 14.51.48

KUNJUNGAN KERJA: Jajaran Komisi A tengah berkunjung ke Bawaslu Kota Salatiga guna mendengarkan persiapan pelaksanaan pemilu 2024.(foto: priyanto)

SALATIGA – Komisi A akan segera mengundang desk pemilu Jateng untuk mengetahui kendala yang dihadapi pemerintah daerah termasuk para penyelenggaranya (KPU, Bawaslu). Pentingnya pertemuan tersebut supaya ada kesepahaman bersama guna suksesnya keterselenggaraan pemilu serentak 2024.

Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi A Muhammad Saleh saat bersama rombongan bertemu dengan Ketua Bawaslu Kota Salatiga Agung Ari Mursito beserta komisioner lain, Senin (24/10/2022).

“Ke depan kita perlu menggelar rapat dengan mengundang desk pemilu dari Pemprov Jateng, KPU dan Bawaslu. Harus ada kesamaan visi dan misi. Jangan sampai ada daerah terkendala masalah anggaran, hingga turut mengganggu proses tahapan jelang pemilu,” ucapnya.

Saleh menjelaskan, sebagai komisi yang membawahi hukum dan tata pemerintahan ini perlu memiliki andil dalam pelaksanaan pemilu, terutama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Pihaknya pun dalam beberapa pekan terakhir ini melakukan kunjungan kerja ke penyelenggara pemilu di kabupaten/kota guna mendapatkan informasi kesiapan penyelenggaraan, termasuk di Kota Salatiga.

Agung menjelaskan, secara tahapan proses tidak ada kendala. Hanya saja pada proses pengusulan anggaran pengawasan yang diusulkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengalami revisi yang begitu ketat. Dari usulan Rp 7,5 miliar, ternyata Pemkot Salatiga menyetujui menjadi Rp 3,4 miliar.

“Angka tersebut (Rp 3,4 miliar) diluar hitungan kami. Kami perlu ekstra ketat dalam penggunaan anggaran. Apalagi sekarang sudah memulai perekrutan petugas Panwaslu di kecamatan dan dilanjutkan perekrutan untuk tingkat kelurahan,” ucapnya.

Berangkat dari itulah, Wakil Ketua Komisi A Fuad Hidayat meminta supaya segera dilakukan rapat koordinasi agar permasalahan dari para penyelenggara pemilu bisa ada solusi, mengingat pada 2023 sudah mulai masuk tahun politik. M Yunus, Sukardiono dan Mujaeroni juga sependapat perlu segera dilakukan penyemaan langkah dalam mempersiapkan pemilu. Beruntung untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, DPRD dan Pemprov Jateng sudah memiliki dana cadangan supaya tidak membebani APBD.(cahya/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).