Kesuksesan DCF Patut Diacungi Dua Jempol

Tri2

HADIRI DCF : Anggota DPRD Jateng Tri Mulyantoro menghadiri event Dieng Culture Festival (DCF) 2024 di Venue Padawa Dieng.(foto: teguh prasetyo) 

BANJARNEGARA – Ketua DPRD Jateng diwakili anggota DPRD Jateng Tri Mulyantoro mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan event Dieng Culture Festival (DCF) 2024. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti acara Jazz Atas Awan DCF 2024, Sabtu (24/08/2024) malam di Venue Padawa Dieng. 

“Alhamdulillah pelaksanaan DCF tahun ini luar biasa. Dihadiri oleh banyak pengunjung banyak wisatawan dari berbagai daerah. Ada yang dari Sumatera, Bali, Jogja, Bogor bahkan tadi Malaysia juga ada. Saya mengucapkan selamat kepada teman-teman panitia yang sudah mengerjakan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ungkap Anggota Fraksi PKS DPRD Jateng itu.

Dia berharap kegiatan ini terus bisa dilaksanakan di tahun-tahun mendatang. Agar bisa terus meningkatkan pariwisata di Dieng pada khususnya dan Kabupaten Banjarnegara pada umumnya.

“Kami dari Provinsi Jawa Tengah akan terus mensupport, mudah-mudahan DCF bisa meningkatkan pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ungkap Anggota Dewan asal Kabupaten Banjarnegara itu.

Dalam kesempatan lain, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia Vinsensius Jemadu mengatakan, kegiatan Dieng Culture Festival saat ini telah masuk Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN). Hal tersebut disampaikannya dalam acara pembukaan Dieng Culture Festival (DCF) XIV, di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat sore.

“Dari 110 event, Dieng Culture Festival masuk 10 besar, termasuk yang terbaik. Semua pihak patut berbangga karena DCF telah sejajar dengan kegiatan-kegiatan besar skala dunia di provinsi-provinsi lain seperti Bali, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur.” kata Vinsensius 

Dalam konferensi pers jumat sore, Ketua Panitia DCF XIV Tahun 2024 Alif Fauzi menyampaikan pihaknya sengaja membagi prosesi ruwatan anak berambut gimbal menjadi dua sesi karena selain jumlah pengunjungnya cukup banyak, saat sekarang tengah berlangsung pemugaran Candi Srikandi yang berada di antara Candi Arjuna dan Candi Puntadewa.

“Pengunjung pun dibagi menjadi dua sesi. Ini kami lakukan demi kekhidmatan prosesi ruwatan dengan mempertimbangkan kapasitas lokasi kegiatan karena saat sekarang sedang ada pemugaran Candi Srikandi,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa itu menyampaikan penyelenggaraan DCF XIV, pihaknya menyediakan 6.000 paket wisata yang habis terjual. Jumlah tersebut belum termasuk pengunjung yang tidak membeli paket wisata. Dia memperkirakan jumlah pengunjung DCF XIV mencapai puluhan ribu hingga seratusan ribu orang.(teguh/priyanto)

Berita Terkait

  • Komisi A Inginkan Batang Masuk Zona Hijau

    BATANG – Komisi A berharap Batang bisa ikuti daerah lain untuk masuk ke zona hijau Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi A Moh Saleh saat memimpin rombongan DPRD menyambangi Kantor Sekretariat Kabupaten Batang, Selasa (30/6/2020).

  • Gerakan Imunisasi Polio di Wonogiri Libatkan Semua Pihak

    WONOGIRI – Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah tengah memantau perkembangan dari pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio 2024. Pada Rabu (13/3/2024), Wonogiri menjadi daerah pemantauan mengingat daerah tersebut merupakan wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur.

  • DPRD Jabar Diskusi Bersama Pansus LKPj Jateng

    GEDUNG BERLIAN – Panitia Khusus (Pansus) I Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jabar melakukan diskusi di Ruang Banggar Gedung Berlian, Selasa (20/4/2021). Dalam diskusi itu, Ketua Pansus I LKPj Provinsi Jabar Haru Suandharu mengaku ingin mendapat informasi mengenai pola pembahasan ataupun hal yang perlu disorot dalam capaian kinerja pemerintah.

  • Evaluasi UNBK, Pelaksanaan di Magelang Lancar

    MAGELANG – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII di Magelang, Jumat (12/4/2019). Kunjungan itu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang ada di Wilayah VIII guna merancang program pendidikan lebih baik ke depannya.