DPRD Meminta Pembangunan Jangan Merugikan Rakyat

WhatsApp Image 2022 03 28 at 14.31.53

TEMUI MAHASISWA : Anggota DPRD Jateng A Baginda menemui perwakilan organisasi kemahasiswaan di Ruang Rapat Pimpinan Lt I Gedung Berlian.(foto: priyanto)

GEDUNG BERLIAN – Anggota DPRD Jateng A Baginda MM meminta kepada organisasi kemahasiswaan hendaknya bisa berpikir jernih terkait permasalahan di Desa Wadas, Purworejo. Mahasiswa harus bisa memilah dan memilih sebuah permasalahan supaya dalam mengambil sikap tetap objektif.

Penegasan tersebut disampaikannya kepada perwakilan organisasi kemahasiswaan seperti dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Gerakan Mahasiswa Katolik Indonesia (GMKI). Pertemuan itu dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim), Lt I, Gedung DPRD, Senin (28/3/2022).

Baginda secara panjang lebar menjelaskan, dalam pembangunan Bendungan Bener sebagai proyek strategis nasional (PSN) ada dua objek yakni pembangunan kawasan bendungan dan penambangan untuk pembangunan kawasan bendungan. Permasalahan di Wadas adalah objek pada permasalahan penambangan.

Sikap DPRD Jateng, lanjut dia, untuk PSN sepakat harus jalan terus. Pembangunan kawasan bendungan harus sesuai jadwal tahapan yang ditentukan. Mengenai penambangan sendiri, perlu pembahasan lebih lanjut.

“Pemerintah memutuskan peduli pada lingkungan. Saya sepakat. Jadi persoalan ketika muncul bagaimana negara harus memenuhi hak masyarakat. Pemerntah tidak boleh berbisnis dengan warganya,” ucapnya.

Pada perbincangan selanjutnya, Nurkholis dari wakil HMI menyatakan, DPRD harus bersikap secara kritis kepada Gubernur terkait izin penambangan di Wadas. Hasilp penelusuran di lapangan telah muncul anggapan masyarakat Wadas menolak pembangunan Bendungan Bener.

“Masyarakat Wadas mendukung pembangunan bendungan. Hanya saja untuk penambangannya, mereka tidak sepakat dilakukan di tempatnya. kami minta DPRD bersikap supaya gubernur mencabut izin usaha penambangan yang saat ini sudah masuk kasasi,” ucapnya.(bintari/priyanto)

Berita Terkait

  • Awas! Ada ‘Buta Ijo’ & ‘Anjing Galak’ Sasar Anak-anak

    SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mendukung penuh kebijakan Pemprov serta Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Pelibatan masyarakat sangatlah penting, terlebih pemberdayaan masyarakat desa guna membentengi diri dari peredaran narkoba

  • Sukses Bank Kulon Progo Hasil Dukungan Penuh dari Pemkab

    KULON PROGO – Dukungan penuh dari pemkab menjadi pemicu meningkatnya kinerja Perumda BPR Bank Kulon Progo. Demikian disampaikan Direktur BPR BKK Bank Kulon Progo Joko Purnomo kepada Komisi C DPRD Provinsi Jateng dalam diskusi soal peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan keuangan BUMD bidang perbankan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kamis (17/3/2022).

  • Bambang Kribo Borong Beras untuk Warga Terdampak PPKM

    UNGARAN – Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung, DPRD melihat ada penurunan perekonomian masyarakat yang semakin menurun. Melihat kondisi itu, sejumlah Anggota Dewan berusaha meringankan beban masyarakat dengan menyalurkan sembako gratis.

  • Peternakan di BIB Ungaran Utamakan Kualitas

    UNGARAN – Hingga kini, potensi peternakan milik Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Jateng cukup berkembang. Hal itu dapat dilihat sejak 2021 angka kelahiran pedet (anak sapi) di Provinsi Jateng mencapai 256.287 ekor atau terealisasi 136,35% dari target melalui inseminasi Buatan (kawin suntik).