Komisi B Apresiasi Pengelolaan GL Zoo saat Pandemi Covid-19

1 agembiraloka2

CUCI TANGAN : Sejumlah anggota Komisi E mencuci tangan di Kebun Binatang Gembira Loka.(foto: faiz fuadi)

YOGYAKARTA – Pengelolaan Gembira Loka (GL) Zoo selama masa pandemi Covid-19 menjadi kebijakan penting yang patut dicontoh. Kebun binatang yang ada di Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta itu sekarang ini sangat ketat menerapkan protokol kesehatan. Namun demikian tak mengurangi animo pelancong untuk mendatangi tempat itu.

Hal inilah yang mendasari Komisi B DPRD Jateng berkunjung ke kebun binatang tersebut, Sabtu (19/12/2020). Sebagai komisi yang membidangi masalah perekonomian, Komisi B ingin mendapatkan masukan terkait pengelolaan objek maupun pemeliharaan binatang.

“Kebun binatang harus selalu dirawat dan tetap dibuka walaupun harus dengan protokol kesehatan yang ketat. Karena kebun binatang harus mendapatkan pendapatan untuk operasional kebun binatang. Apalagi banyak hewan-hewan langka yang harus dirawat secara khusus,” kata Wakil Ketua Komisi B Sri Marnyuni.

Ia mengemukakan setelah berkeliling kebun binatang, dia melihat pihak pengelola menyediakan banyak tempat cuci tangan. Kebun Binatang Gembira Loka menerapkan persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap pengunjung yang akan masuk area wisata, antara lain membatasi kunjungan keluarga dengan jumlah maksimal 10 orang saja, bagi pengunjung dengan usia 60 tahun ke atas, ibu hamil, bayi dan balita belum diperkenankan masuk area wisata, pengunjung yang diperbolehkan masuk harus sehat dengan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius. Bagi pengunjung hanya bisa masuk ke area wisata mulai pukul 08.30- hingga 16.00 melalui Pintu Barat di Jalan Veteran Yogyakarta.

Untuk informasi tiket masuk saat ini, perorang dikenai Rp 75.000 per orang saat weekend dan libur nasional. Sementara untuk harga tiket di hari Senin hingga Kamis Rp 60.000. Harga tiket tersebut sudah termasuk paket wahana kereta taring dan kapal katamaran.(faiz/priyanto)

Berita Terkait

  • PRIME TOPIC: Pemilu Damai Menjaga Demokrasi

    SEMARANG – Mendekati masa tenang Pemilu 2019, kondisi di Provinsi Jateng masih ‘adem, ayem, dan tentrem’. Demikian disampaikan Anggota DPRD Jateng Yudhi Indras, saat menjadi salah satu narasumber di acara ‘Dialog bersama Parlemen Jateng’, Kamis (11/4/2019), di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Unissula Semarang.

  • Wisma Jateng di Jakarta Perlu Pembenahan

    JAKARTA – Komisi C DPRD Jateng mengapresiasi kinerja Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah yang pada tahun lalu berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 1 miliar lebih. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro, saat bertemu Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng Alamsyah bersama jajarannya di Wisma Provinsi Jateng Jalan Samarinda Jakarta, Jumat (10/1/2020).

  • Penguatan Ekonomi Kreatif di Jabar Perlu Diadaptasi

    BANDUNG – Guna mempercepat penyusunan Raperda tentang Penguatan Pelaku Ekonomi Kreatif (ekraf), Komisi B DPRD Provinsi Jateng melakukan pengayaan data dan informasi ke Komisi II DPRD Provinsi Jabar, Senin (2/11/2020). Kegiatan itu dilakukan mengingat Provinsi Jabar mampu mengelola dan memberdayakan pelaku ekraf.

  • Etika Perbankan untuk Hindari Kredit Fiktif

    Sriyanto Saputro. (foto george raynaldi) GEDUNG BERLIAN –Β Guna semakin meningkatkan profesionalitas, DPRD Provinsi Jateng mendukung adanya pelatihan SDM di BPR BKK. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jaten Sriyanto Saputro, saat menjadi pembicara dalam ‘Diklat Reguler BPR BKK’…

  • Sukirman: Bangun Jiwa Pemimpin yang Bermanfaat bagi Masyarakat

    SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman mengajak mahasiswa untuk membangun jiwa kepemimpinan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan ‘Leadership Training’ secara virtual yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fiat Justicia Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu (17/7/2021).