Operasional Terminal Pilangsari Sragen Perlu Upaya Kreatif

1667824910144

PANTAU TERMINAL. Komisi D DPRD Provinsi Jateng mrmantau Terminal Pilangsari Sragen, baru-baru ini. (foto teguh prasetyo)

SRAGEN – Dalam pantauan operasional terminal, baru-baru ini, Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai Terminal Pilangsari Kabupaten Sragen sudah cukup baik. Seperti dikatakan Sekretaris Komisi D, Muhammad Chamim Irfani, guna menunjang keramaian terminal, pihak pengelola masih perlu melakukan berbagai terobosan kreatif. 

Diantaranya melakukan kerjasama dengan pihak ketiga maupun UMKM. Dengan catatan, tidak menggangu fungsi terminal sendiri.

“Satu tahun lalu kita berkunjung ke sini, salah satu langkah meramaikan dengan ATM industri ini. Sekaligus juga bekerja sama dengan pabrik untuk tempat parkir,” ungkap Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng itu.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Untung Wibowo Sukowati menyampaikan pihaknya tengah memonitor dan mengevaluasi fungsi terminal sesuai peruntukannya dan memantau kelayakan bangunan.

“Hari ini kita lihat secara umum kondisinya masih layak. Tapi tentu perlu penanganan-penanganan supaya ada kemajuan. Terutama yang AKDP mau untuk menggunakan terminal ini. Kalau AKAP seperti yang disampaikan pak kepala balai sudah cukup mematuhi aturan,” ungkap Anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Pria asal Kabupaten Sragen itu menambahkan beberapa yang perlu dibenahi diantaranya landasan-landasan dan fasilitas umum. Ke depan, hal tersebut perlu dibahas di Badan Anggaran ataupun di Komisi.

Menanggapi hal itu, Kepala Terminal Pilangsari Sragen Risyanto menyampaikan Terminal Pilangsari mempunyai luas 2,25 Hektar. Terdapat 96 kios yang disewakan, semuanya penuh. Pengelola terminal sendiri kini ada 12 orang dengan 5 PNS dan 7 tenaga kontrak, yang dirasa masih kurang.

“Bus yang masuk kebanyakan AKAP, khususnya bus malam. Sedangkan AKDP sekarat, sampai di kota balik, tidak lewat sini. AKDP kalah dengan hape dan sepeda motor. Kredit motor yang dipermudah itu telah berpengaruh besar,” ungkapnya. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • Agrinas Perlu Maksimalkan Peran dalam Pembangunan Ekosistem Pangan Nasional

    JAKARTA – Komisi B DPRD Provinsi Jateng meminta PT. Agrinas Pangan Nusantara memaksimalkan perannya membangun ekosistem pangan nasional. Komisi yang membidangi perekonomian itu menilai peran Agrinas semakin strategis setelah BUMN itu mendapat penugasan Presiden Prabowo Subianto untuk turut merancang dan melaksanakan pembangunan infrastruktur Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP)

  • Local Wisdom dalam Proses Seleksi KIP

    YOGYAKARTA – Menghadapi seleksi Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng, Komisi A DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Dinas Komunikasi & Informasi (Diskominfo) Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Rabu (9/9/2026). Lawatan itu sebagai upaya untuk ngangsu kawruh terkait tahapan seleksi baik secara kualitatif maupun kuantitatif, mengingat besarnya animo masyarakat yang ingin mengikuti seleksi

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 31 Agustus 2026 – 6 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 31 Agustus 2026 – 6 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Tipe…

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)