PANTAU PANTI: Dukung Pembangunan Daerah dalam Penanganan PMKS

IMG 20210227 WA0035

BICARA SOSIAL. Sukirman didampingi Messy Widiastuti, Joko Haryanto, dan Ahmad Ridwan membahas soal pelayanan panti menangani PMKS di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Bojongbata Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/2/2021). (foto george reynaldy)

PEMALANG – Dalam acara ‘Sosialisasi Penerima bantuan Permakanan Satu Orang Satu Hari (SOSH) panti/ LKS Swasta 2021’ di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Bojongbata Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/2/2021), program pelayanan panti menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) menjadi perbincangan hangat antara DPRD dan pihak pengelola panti sosial. Seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, saat menjadi pembicara dalam acara tersebut.

“Bagaimana panti bisa menjadi tempat yang bermanfaat, baik bagi panti itu sendiri maupun panti asuhan yang lain serta kepada masyarakat. Dengan program yang dilakukan bersama DPRD, diharapkan mampu membantu meringankan beberapa item pokok yang dibutuhkan di setiap panti sosial,” kata Politikus PKB itu.

Ia mengaku pertemuan DPRD bersama pengelola panti-panti di Pemalang mampu membuat gagasan pemikiran baru untuk eksistensi panti yang dikelola. Disamping itu, dengan pertemuan tersebut, mampu merumuskan program panti bersama pemerintah.

“Tidak hanya itu, DPRD dalam hal pengawasan program yang akan berjalan ini ingin mengajak pihak pengelola panti bersama SKPD terkait sehingga dapat berpartisipasi untuk mendukung program pemerintah, termasuk kesejahteraan masing-masing panti sosial,” harapnya, didampingi Anggota DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti, Joko Haryanto, dan Ahmad Ridwan.

Dikatakan, Dinsos Provinsi Jateng berperan melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pengelola panti yang ada. Dengan begitu, dinsos dapat memahami kendala yang dihadapi dalam pelayanan sosial masyarakat.

“Sebaiknya pihak-pihak pengelola panti, terutama di Pemalang, bisa berkomunikasi dengan dinsos guna merumuskan agenda dan pola pikir dari pihak pengelola panti pada awal tahun ini,” sarannya. (tyas/ariel)

Berita Terkait

  • Detik-Detik Peringatan HUT Kemerdekaan RI secara Virtual

    SEMARANG – Puncak peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia dengan detik-detik kemerdekaan dan pengibaran bendera Merah Putih di Istana Negara berjalan lancar. Wakil Gubernur Taj Yasin beserta Wakil Ketua DPRD Sukirman, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Rudiantara, dan Kapolda Irjen Ahmad Lutfi mengikutinya secara virtual di Grhadika Bhakti Praja, Selasa (17/8/2021).

  • BK DPRD Kalbar Pelajari ‘BK Award DPRD Jateng’

    GEDUNG BERLIAN – Mendapat kunjungan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalimantan Barat (Kalbar), BK DPRD Jateng berbagi saran/ masukan yang salah satunya Program BK Award. Demikian diterangkan Ketua BK DPRD Jateng Bambang Haryanto, saat menerima kunjungan di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Kamis (2/5/2019).

  • Komisi B Menginisiasi Perda Pertanian Berbasis Organik

    BANDUNG – Komisi B DPRD Jateng tengah merencanakan untuk menginisiasi peraturan daerah (perda) perihal pengembangan pertanian dan peternakan berbasis organik. Guna mendapatkan hasil yang komprehensif, komisi yang membidangi masalah pertanian dan peternakan itu coba mencari masukan. Salah satunya dengan mendatangi DPRD Jabar.

  • Bagus, Partisipasi Pemilih di Pekalongan Meningkat

    KAJEN – Tingkat partisipasi pemilu di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi yaitu mencapai angka 70% dan di Kota Pekalongan mencapai 85%. Namun, data itu masih angka sementara karena baru 2 kecamatan yang sudah menyelesaikan rekapitulasi, dari total 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. 

  • Kawasan Proyek Strategis Nasional Wajib Masuk RPJPD Jateng

    BANDUNG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menargetkan pada awal Agustus 2024 ini bisa merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Jateng 2025-245. Bersama Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan bisa menyelesaikan rencana pembangunan  20 tahun ke depan bisa menjadi pedoman pembangunan Jateng selama 20 tahun ke depan.