Susun Raperda BPR Syariah, Komisi C Diskusi bersama BPRS Sukowati Sragen

IMG

SOAL KELOLA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama Direksi BPRS Sukowati Kabupaten Sragen, Kamis (28/11/2024), soal pengelolaan dan perkembangan BPR Syariah. (foto ervan)

SRAGEN – Dalam rangka mencari data dan informasi, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi PT. BPRS Sukowati Sragen di Kabupaten Sragen, Kamis (28/11/2024). Tujuan kunjungan itu terkait penyusunan Raperda PT. BPR BKK se-Jawa Tengah menjadi PT. BPR Syariah/ Bank Umum Syariah.

Saat berdiskusi, Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Dedy Endriyatno berharap informasi yang diserap dari BPRS Sukowati dapat memperkaya data dalam penyusunan raperda. Pihaknya juga ingin mengetahui soa potensi pasar yang dimiliki BPRS selama ini.

“Harapannya, kami dapat menyusun raperda ini secara komprehensif dengan adanya masukan dari BPRS,” kata Dedy.

Menanggapinya, Fakhruddin Noor selaku Dirut BPRS Sukowati Kabupaten Sragen mengaku sangat apresiatif dengan kunjungan Komisi C. Ia berharap informasi dari BPRS dapat menambah data dalam penyusunan raperda.

Soal perkembangan BPRS selama ini, ia mengaku kinerja sejak 2009 terus mengalami perkembangan positif. Hal itu dapat dilihat dari setoran deviden ke Pemkab Sragen yang semakin baik.

Data BPRS Sukowati Kabupaten Sragen mencatat, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2024 ke Pemkab Sragen yakni sekitar Rp 4,04 miliar. Dari angka itu mampu terealisir sekitar Rp 4,51 miliar.

“Dengan potensi pasar yang semakin baik, kami berharap perkembangan Bank Syariah itu juga bisa selaras dengan berkembangnya lingkungan. Sebagai contoh, pengembangan UMKM dapat didukung dari permodalan yang diberikan Bank Syariah,” kata dirut. (amin/ariel)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.