PORPROV 2026: Junjung Tinggi Nilai Sportivitas

OPENING CEREMONY. DPRD Provinsi Jateng hadir dalam acara pembukaan Porprov XVII di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026). (foto setyo herlambang)
SEMARANG โ Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bersama Wakil Ketua DPRD Heri Pudyatmoko dan Muhammad Saleh menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026. Opening Ceremony digelar di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026).
Suasana Stadion Jatidiri berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni, musik, dan seremoni pembukaan. Penampilan Pertelon Koplo mengawali rangkaian acara, disusul pertunjukan tata cahaya dan video pembuka yang menandai dimulainya seremoni resmi Porprov XVII Jateng 2026. Penampilan Mikhayla Rasheeda yang membawakan lagu ‘Tanah Air’ turut menambah suasana khidmat sebelum prosesi kebangsaan dilaksanakan.
Pasukan pengibar bendera kemudian memasuki lapangan untuk melaksanakan tugasnya. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan ‘Mars Patriot.’

Kemegahan pembukaan semakin terasa melalui pertunjukan tari kolosal bertajuk ‘Jejak Pandanaran’ oleh Sanggar Tari Metta yang melibatkan sekitar 200 penari. Penampilan marching band dari Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dengan sekitar 242 anggota juga memeriahkan acara sekaligus mengiringi defile kontingen kabupaten dan kota. Sebanyak 35 kontingen kabupaten dan kota mengikuti defile dengan membawa identitas daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sportivitas bagi seluruh peserta selama mengikuti pertandingan. Para atlet diharapkan berkompetisi secara jujur, mematuhi peraturan, menghormati lawan, dan menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama perlombaan. Setiap atlet diharapkan berhati-hati, memperhatikan kondisi fisik, mematuhi ketentuan keselamatan, dan mengikuti arahan pelatih dan petugas pertandingan.

Perhatian juga diarahkan kepada wasit dan juri yang bertugas memimpin serta menilai pertandingan. Dengan wasit dan juri yang berintegritas, pertandingan diharapkan berlangsung secara tertib, kompetitif, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Sebagai informasi, prosesi penyalaan api Porprov melibatkan atlet legendaris cabang panahan Nurisa dan mantan Ketua KONI Jateng Murdoko bersama Sudiro Atmoprawiro. Api itu diserahkan kepada Gubernur untuk menyalakan cauldron. (ganang/red.)






