Sukirman Desak Normalisasi Sungai Sengkarang di Kedungwuni

Skm2

KAJEN – Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman SS mendorong pemerintah provinsi untuk menormalisasi Sungai Sengkarang. Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) segera merealisasikan pembangunan tanggul dan penyelesaian problematika di sepanjang daerah aliran sungai.

Hal tersebut disampaikan politikus PKB saat meninjau langsung kondisi daerah di sepanjang sungai yang membelah Kedungwuni, Kamis (25/4/2019).

“Kami akan mendorong pemerintah provinsi untuk menyelesaikan permasalahan ini. Normalisasi sungai sudah sangat dibutuhkan warga. Ada rumah yang sudah menggantung di bibir sungai,” ungkap dia.

Sukirman di tepi Sungai Sengkarang

Sukirman menjelaskan, Sungai Sengkarang masih menjadi salah satu potensi bencana terbesar di Kabupaten Pekalongan. Derasnya aliran sungai ditambah dengan debit yang bertambah kian mengikis bibir sungai.

“Jadi ada satu titik di RT 04 RW 18 Kedungwuni Barat. Aliran air langsung menghantam tanggul yang kebetulan juga rumah warga. Katanya juga ini tanggul swadaya warga,” terangnya.

Meninjau lokasi longsor

Lebih lanjut, Sukirman menjelaskan bahwa ada satu titik yang menjadi salah satu sumber bertambahnya debit air Sungai Sengkarang yaitu di Desa Kranji. Solusi yang ditawarkannya adalah melakukan normalisasi sungai dan membuat tanggul yang representatif. Dengan demikian permasalahan di sepanjang sungai akan bisa diselesaikan.

Kasi Pembangunan Dan Rehabilitasi Bidang Sungai, Bendungan dan Pantai Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah Kunarto ST MT mengatakan, tahun ini sudah ada alokasi anggaran untuk penanganan Sungai Sengkarang.

“Sudah ada detail engineering design (DED) untuk Sungai Sengkarang. Segera kami kerjakan Insya Allah,” jelasnya. (azam/priyanto)

Info Lainnya

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran.