Stunting & Kemiskinan Jadi PR Bupati Karanganyar dan Pj Cilacap

1700450128598

UCAPAN SELAMAT : Ketua DPRD Sumanto memberikan ucapan selamat kepada Bupati Rober Christanto usai dilantik oleh Pj Gubernur Jateng.(foto: rahmat yw)

SEMARANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melantik Rober Christanto sebagai Bupati Karanganyar dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri sebagai Penjabat (Pj) Bupati Cilacap. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kantor Gubernuran Jawa Tengah di Semarang, Senin (20/11/2023).

Rober sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar. Dia melanjutkan masa jabatan Bupati Juliyatmono yang resmi berakhir sampai 15 Desember 2023. Sebelumnya Juliyatmono mengundurkan diri sejak 4 November 2023 seiring ditetapkan namanya masuk dalam daftar calon tetap (DCT) calon legislatif (caleg) DPR Partai Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) IV Jawa Tengah (Sragen, Karanganyar dan Wonogiri).

Sementara itu, Awaluddin melanjutkan kepemimpinan Yunita Dyah Suminar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang telah menyelesaikan masa yang tugas sebagai Pj. Bupati Cilacap.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Jateng Sumanto mengungkapkan, mewakili masyarakat dan juga DPRD Provinsi Jawa Tengah mengucapkan selamat kepada Bupati Karanganyar dan Pj. Bupati Cilacap atas tugas barunya.

“Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut, seusai acara pelantikan.

Dia menambahkan, masih banyak PR yang harus diselesaikan Jawa Tengah, di antaranya stunting dan kemiskinan. Sehingga fokus anggaran diharapkan diarahkan guna menuntaskan dua hal tersebut. 

“Sekarang pembahasan APBD tahun 2024 jadi kami berharap untuk bisa difokuskan di dua sektor yaitu tentang kemiskinan dan stunting dan juga tidak melupakan bagaimana infrastruktur bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sujana dalam sambutanya meminta pejabat yang telah dilantik  untuk memberikan pelayanan terbaik, sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. Selain itu, sebagai kabupaten terluar di Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar dan Cilacap memiliki potensi yang layak dikembangkan baik dari segi sumber daya alam, manusia, maupun budaya. Untuk itu kedua kabupaten ini harus menjadi ‘wajah’ yang baik bagi Jawa Tengah.(teguh/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).