MEDIA TRADISIONAL: Eksistensi Wayang Wajib Dijaga
KLATEN – Kesenian wayang merupakan kesenian yang sudah mendunia dan terdaftar di Unesco. Wayang pula harus dilestarikan di era modern ini agar tetap eksis di seluruh dunia.

KLATEN – Kesenian wayang merupakan kesenian yang sudah mendunia dan terdaftar di Unesco. Wayang pula harus dilestarikan di era modern ini agar tetap eksis di seluruh dunia.

PURBALINGGA – Sejumlah kesenian lokal di Purbalingga mengisi meriahnya acara Media Tradisional dan Dialog Parlemen Moch. Ichwan di Lapangan Desa Gembong, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Sabtu (29/10/2022).

CILACAP – Wayang kulit bagi warga Cilacap tetap mendapatkan hati. Bagaimanapun juga Cilacap memiliki dua kebudayaan yakni Jawa dan Sunda. Keunikan inilah sampai sekarang ini masih tetap terjaga. Inilah yang dikemukakan Sukarno Sugiharto dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap saat menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Parlemen Nguri-uri Kebudayaan Khas Cilacap di Sanggar Ajisaka Cilacap, Jumat (28/10/2022). Anggota Komisi D DPRD Jateng Samirun turut menjadi penyaji materi dalam pegiatan itu.

BANJARNEGARA – Beberapa seni tradisional seperti Kesenian Tek Tek dan Hadroh dipentaskan di Pondok Pesanten Al Fatah baru baru ini. Pementasan itu merupakan bagian dari acara Media Tradisional dengan tema”Nguri Uri Budaya Lokal Pentas Seni Tek Tek dan Hadroh”. Dalam dialog ini turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Wakhid Jumali sebagai narasumber.

KENDAL – Kesenian Singobarong sampai sekarang ini masih terjaga di Kecamatan Gumuh dan sekitarnya. Kesenian menggunakan media topeng singo itu biasa diadakan untuk acara ruwatan. Pada kegiatan Laras Budaya DPRD Jawa Tengah, kesenian itu dipentaskan di Lapangan Kecamatan Gumuh, Kendal, Selasa (26/10).

SUKOHARJO – Sejumlah kesenian lokal seperti karawitan, sendratari sampai wayang orang dipentaskan di Pendapa Kantor Graha Satya Praja, Sukoharjo, Senin (24/10/2022). Pementasan itu bagian dari program Media Tradisional (Metra) DPRD Provinsi Jawa Tengah. Anggota DPRD Jateng Sumarsono hadir langsung dalam acara itu.

UNGARAN –Â Dalam rangkaian acara ‘Dialog Media Tradisional (Metra)’ yang digelar Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, Minggu (23/10/2022), pentas seni karawitan membuat animo Warga Desa Lerep berduyun-duyun untuk menyaksikannya.

BLORA – Penikmat kesenian wayang kulit belakangan bukan hanya dari kalangan orang tua saja, namun merambah ke generasi muda. Terbukti di Sanggar Seni Cahya Sumirat yang ada di Blora, tidak sedikit anak muda belajar seni pedalangan. Ada pula yang mendalami gamelan dan sinden. Apa yang dilakukan sanggar kesenian itu patut menjadi contoh dalam upaya nguri-uri budaya Jawa.

BREBES – Tugas untuk nguri-uri budaya untuk sekarang ini terbilang berat. Namun demikian bukan berarti lepas tangan. Perlu ada komitmen konsistensi dalam nguri-uri serta ngurip-uripi kebudayaan.

KAJEN – Anggota Komisi B DPRD Jateng Pujo Widiono mengungkapkan, pihaknya akan terus mendorong kesenian tradisional daerah khususnya Kabupaten Pekalongan agar semakin berkembang, bertahan, dan dilestarikan oleh para seniman generasi muda. Hal tersebut disampaikannya dalam pentas kesenian Tari Sintren dan Tari Renggong Manis yang berlangsung di Sanggar Seni Linggo Laras, Desa Linggo Sari, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/10/2022).

UNGARAN – Sekilas melihat kesenian Tari Gedruk dari gerak dan pakaian sama mirip dengan Tari Topeng Ireng. Kedua seni tari ini sama-sama banyak menggunakan gerakan hentakan kaki dan kelincahan si penari. Bahkan kaki dari para penari dipasangi asesoris krincing yang terbuat dari logam kuningan dengan jumlah banyak, sehingga membuat suara gemerincing saat kaki para penari dihentakkan.

UNGARAN – Kesenian kuda lumping atau biasa dikenal dengan jaran eblek (ada yang menyebut jatilan) banyak muncul di Kabupaten Semarang. Hampir di semua kecamatan, memiliki kelompok kesenian kuda lumping. Seperti diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong, terbukti dari pemberian hibah untuk kelompok kesenian yang jumlahnya mencapai 10 ribuan, 60 persennya adalah kelompok kesenian kuda lumping.