SOSIALISASI NON-PERDA: Jalani Mudik Lebaran, Hati-hati Cuaca Ekstrim

1681483627689

SOAL JALAN. Nurul Furqon dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Cuaca Ekstrim sebagai Akar Masalah Kerusakan Jalan’ di MA Sunan Kalijogo, Jogoloyo, Wonosalam Kabupaten Demak pada Jumat (14/4/2023) lalu. (foto teguh prasetyo)

DEMAK – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nurul Furqon hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ‘Sosialisasi Non-Perda’ dengan tema ‘Cuaca Ekstrim sebagai Akar Masalah Kerusakan Jalan’ di MA Sunan Kalijogo, Jogoloyo, Wonosalam Kabupaten Demak, baru-baru ini. 

Acara yang diselenggarakan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng itu juga menghadirkan Anggota DPRD Kabupaten Jepara Maskuri dan KH. Fathoni selaku ulama Kabupaten Demak.

Pada kesempatan tersebut, Nurul menyoroti mengenai kerusakan jalan yang sering terjadi di Kabupaten Demak dan Jepara. Ia menilai Kerusakan tersebut terjadi diakibatkan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. 

“Cuaca ekstrim akibat cuaca yang tidak menentu serta curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor penyebabnya. Selain itu, air laut yang tiba-tiba pasang juga ikut memperparah keadaan sehingga jalan yang baru saja diperbaiki pun jadi rusak,” ungkap Anggota Fraksi PPP DPRD Jateng tersebut.

Ia menambahkan koordinasi dengan dinas terkait terus dilakukan guna menangani permasalahan tersebut. Sehingga, harapannya ke depan jalan di Provinsi Jateng bisa menjadi lebih baik. 

Sementara itu, Maskuri berharap pemerintah provinsi dapat segera menangani kerusakan jalan tersebut. Hal itu mengingat dalam waktu dekat arus mudik dan balik lebaran akan melewati jalan tersebut.

“Jalan Provinsi di Jepara banyak yang harus diperbarui terutama akses antar kabupaten,” ungkap Maskuri.

Sementara, Fatoni mengungkapkan, selain cuaca ekstrim, jalan yang rusak juga disebabkan oleh ulah manusia. Merusak alam dengan menebang pohon besar di hutan sehingga mengakibatkan banjir yang bisa mengikis aspal jalan. (teguh/ariel)

Berita Terkait

  • UJI PUBLIK: Perda Penyiaran Harus Berorientasi Menjawab Kebutuhan Daerah

    SURAKARTA – Rancangan Perda (Raperda) Penyelenggaraan Penyiaran diujipublikkan. Komisi A DPRD Jateng sebagai inisiator raperda tersebut ingin kegiatan uji publik ini bertujuan untuk mendapatkan data, informasi, dan masukan dari para stakeholder, perangkat daerah terkait, dan masyarakat khususnya pelaku industri penyiaran.

  • Raperda Hari Jadi Jateng Dikonsultasikan

    JAKARTA – Hari Jadi Jateng yang semula pada 15 Agustus 1950 akan diubah menjadi 19 Agustus 1945. Untuk itu, baik eksekutif maupun legislatif, kini mengonsultasikannya secara langsung ke Kemendagri.

  • Bertumbuh Positif, Kinerja Bank Jateng Cabang Yogyakarta

    YOGYAKARTA – Dalam kegiatan monitoring kinerja BUMD keuangan, Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyambangi Kantor Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Kamis (20/6/2024). Saat berdiskusi, Pemimpin Bank Jateng Cabang Yogyakarta Dwi Andy Setiawan mengakui saat kinerja keuangan sudah cukup baik.

  • Komisi A Kebut Raperda Trantibumlinmas

    YOGYAKARTA – Komisi A DPRD Jateng tengah mengejar penyelesaian raperda tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) pada tahun ini. Untuk memperbanyak masukan dan saran, Komisi A dipimpin Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono berkujung ke Kantor Satpol PP DIY, Selasa (15/5/2018).