Proyek Jalan Sumowono Dikebut

01 Kom D SUMOWONO

PROYEK JALAN. Komisi D DPRD Jateng saat memantau proyek peningkatan jalan sepanjang 2 km di daerah Sumowono Kabupaten Semarang, Jumat (23/8/2019), didampingi DPU Binmar Cipka Jateng. (foto ariel noviandri)

UNGARAN – Perbaikan jalan di daerah Sumowono Kabupaten Semarang kini terus dilakukan. Saat Komisi D DPRD Jateng meninjau ke lokasi perbaikan, Jumat (23/8/2019), tampak pengaspalan sedang dikerjakan ditambah dengan pelebaran jalan sistem beton di sisi-sisinya.

(kiri-kanan) Anggota Komisi D DPRD Jateng M. Ngainirrichadl,
Moch. Ichwan, Benny Karnadi, dan Ketua Komisi D Alwin Basri. (foto ariel noviandri)

Dalam hal ini, Ketua Komisi D DPRD Jateng Dr. Alwin Basri menilai rehabilitasi jalan yang tengah dilakukan saat ini sudah baik. Ia berharap pihak pelaksana proyek dapat mengerjakannya sesuai target waktu yang telah ditentukan.

“Pengerjaannya sudah baik. Kami (Komisi D) berharap dapat selesai tepat waktu,” kata Legislator PDI Perjuangan itu.

(paling kanan) Samirun dan Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso. (foto ariel noviandri)

Dalam peninjauan tersebut, Komisi D didampingi Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Semarang Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU Binmar Cipka) Jateng yakni Kepala Pengelolaan Jalan Wilayah Semarang selaku Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Pembuat Komitmen Cuk Sunaryono dan Kasi Jalan-Jembatan Wilayah Semarang 1 selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Asteria Dwi Jarwati bersama jajarannya. Pihak penyedia proyek itu dari PT Beruang Banyak Sekali Kota Semarang.

(kiri-kanan) Anggota Komisi D DPRD Jateng Wasiman, Peni Dyah Perwitosari,
Siti Ambar Fathonah, Nur Sa’adah, M. Ngainirrichadl, Moch. Ichwan, dan Benny Karnadi. (foto ariel noviandri)

Data teknis menyebutkan, jalan yang dikerjakan itu efektif sepanjang 2 km dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,49 miliar. Proyek rehabilitasi jalan ruas Lemah Abang-Kaloran (batas Kabupaten Temanggung), yang dimulai pada Juni 2019, ditargetkan selesai pada November 2019.

“Proyek jalan itu bisa selesai pada September nanti,” kata Cuk optimis. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam