Peran Kepala Daerah Jadi Kunci Keberhasilan Vaksinasi

20200213183817 IMG

PERTEMUAN : Ketua Komisi E Abdul Hamid memimpin pertemuan dengan Dinkes Sragen.(foto: priskilla tyas)

SRAGEN – Apa yang melatarbelakangi capaian vaksinasi di Sragen bisa terbilang berhasil? Salah satu kunci keberhasilan adalah peran aktif kepala daerah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya vaksin.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Komisi E DPRD Jateng dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, Kamis (20/1/2022).

Dalam indeks tingkat pencapaian vaksinasi ketiga (booster) di Sragen dinyatakan lebih banyak dari provinsi Jawa Tengah. Karena itu Komisi E ingin mengatahui seputar tata cara, penanganan atau kendala dalam proses program vaksinasi ketiga supaya masyarakat bersedia divaksin.

“Kami ingin tahu mengenai program vaksinasi di Sragen yang unik dan mungkin mendapat masukan tambahan seputar penanganan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat agar bisa menjadi contoh untuk daerah lain karena Sragen lebih tinggi capaian vaksinnya daripada Provinsi,” kata Abdul Hamid, Ketua Komisi dalam diskusi bersama Dinkes Sragen.

Sementara, anggota Komisi E Joko Hariyanto memberi masukan soal perkembangan vaksinasi. Menurut dia selama ini pencapaian vaksinasi di sejumlah daerah berbeda-beda.

“Untuk vaksin ketiga dan mengenai isu virus baru tentu ada penanganan. Harapannya untuk Sragen mampu menekan kepanikan masyarakat agar tidak menjadi euforia,” tanya Joko.

Anggota Komisi E lainnya Yohanes, menanyakan apakah ada kendala di masyarakat sehingga mendapatkan capaian yang memuaskan.

Menjawab hal itu Kepala Dinkes Kab. Sragen dr Hargiyanto, MKes mengatakan, saat ini capaian vaksinasi di Sragen sudah lebih dari 60%. Namun, diakuinya pula, dalam pencapaian tersebut melewati banyak kendala sulit terutama sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami memiliki Bupati dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mau memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat untuk penyuntikan vaksin Covid-19. Bersama OPD terkait bekerja sama untuk terjun langsung kepada masyarakat. Bahkan bupati bersedia door to door kepada warga yang takut untuk melakukan vaksin dengan memberikan contoh dan pengarahan langsung. Bupati sendiri melakukan tugasnya terutama untuk kategori lansia,” jelas Hargiyanto.

Terkait vaksin, lanjut dia, Sragen telah mencapai 84,3% untuk semua tahapan vaksinasi. Saat ini juga vaksinasi dilakukan di area umum masyarakat seperti pusat perbelanjaan pada akhir pekan.

Dirinya mengakui keberhasilan capaian vaksinasi karena ada kesadaran masyarakat itu sendiri. Selain peran kepala daerah yang terjun langsung dalam proses vaksinasi turut memberikan menarik minat masyarakat, selain ada pemberian penghargaan atau doorprize bagi kecamatan yang mampu melakukan vaksinasi terbanyak dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. (tyas/priyanto)

Info Lainnya

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi

  • Dipantau, Kredit Macet di Kajen & Batang

    KAJEN – Kondisi perbankan di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan, terutama tingginya kredit bermasalah yang menekan kinerja keuangan. Persoalan tersebut menjadi perhatian Komisi C DPRD Provinsi Jateng saat meninjau kondisi Bank Jateng Cabang Kajen, Kabupaten Pekalongan, dan Bank Jateng Cabang Batang, Senin (10/8/2026)

  • Komisi B Soroti soal Penyerapan Tembakau Lokal

    KUDUS – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah menyambangi PT. Djarum Kudus untuk mencari solusi atas persoalan penyerapan tembakau lokal. Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Komisi B mempertemukan aspirasi kelompok tani tembakau di sejumlah daerah dengan pihak industri, terutama terkait harga dan kepastian serapan hasil panen

  • Dipantau, Kesiapan Pilkades Serentak 2026 di Wonogiri

    WONOGIRI – Komisi A DPRD Provinsi Jateng melakukan monitoring persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Wonogiri, Senin (10/8/2026). Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Wonogiri Djoko Purwidyatmo