Pentingnya Komitmen Jateng dan Jabar Tangani Sungai Babakan

IMG 0271 min

KUNJUNGAN KERJA : Komisi D melakukan kunjungan kerja di Kantor BBWS Cimanuk Cisanggarung di Cirebon.(foto: ganang hadi)

CIREBON – Penanganan Sungai Cisanggarung dan Babakan perlu kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah dengan Jawa Barat. Peran Kementerian Pekerjaan Umum terutama Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) juga sangat vital terutama guna mencegah serta menanggulangi banjir luapan kedua sungai itu.

Anggota Komisi D Samirun mengungkapkan hal itu saat memimpin rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung di Cirebon, Jabar, Selasa (5/4/2022). Pada kesempatan itu, Komisi D didampingi Kepala Dinas PU SDA dan Tata Ruang (Pusdataru) Eko Yunianto diterima Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Cimanuk Cisanggarung Tri Wijayanto

Samirun mengutarakan, luapan Sungai Babakan kerap menimpa sebagian wilayah di Brebes. Peran dua provinsi dalam melakukan penataan daerah aliran sungai (DAS) sangat penting. Sekarang ini DAS Babakan sedang dilakukan normalisasi. Menjadi persoalan, lumpur sungai sebesar 1,6 juta ton m3 dari hasil pengerukan belum ada tempat pembuangannya. Sekarang ini Komisi D bersama Dinas Pusdataru dan Pemprov Jateng tengah mengupayakan tempat pembuangan lumpur tersebut.

Pada kesempatan itu anggota Komisi D Wahyudin Noor Aly menanyakan masalah banjir yang masih terjadi pada awal hujan kemarin di daerah Losari. Masih terjadi banjir dan pada 2023 penataan DAS harus selesai dengan demikian masalah banjir bisa teratasi.

Menjawab hal itu, Tri Wijayanto menjelaskan, penataan DAS Sungai Babakan tidak semudah yang dibayangkan. Sekarang ini di wilayah DAS sudah banyak berdiri rumah maupun tempat usaha. Perlu ada pembebasan lahan.(ganang/priyanto)

Berita Terkait

  • Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Rakyat

    PEKALONGAN – Terhambatnya pembangunan infrastruktur akibat kondisi pandemi Covid-19 menjadi topik hangat dalam acara ‘Spesial Dialog Parlemen’ di Lobby Hotel Horison Kota Pekalongan, Kamis (18/3/2021) sore. Dalam dialog itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman mengakui adanya hambatan tersebut karena sekitar Rp 2,5 triliun alokasi untuk infrastruktur di refocusing dalam upaya penanganan Covid-19 di Jateng pada 2020.

  • BK DPRD Kalbar Pelajari ‘BK Award DPRD Jateng’

    GEDUNG BERLIAN – Mendapat kunjungan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalimantan Barat (Kalbar), BK DPRD Jateng berbagi saran/ masukan yang salah satunya Program BK Award. Demikian diterangkan Ketua BK DPRD Jateng Bambang Haryanto, saat menerima kunjungan di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Kamis (2/5/2019).

  • Perkuat Data soal PKD di Kota Madiun

    MADIUN – Guna lebih memperkaya data dan informasi dalam penyusunan Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah (PKD), Komisi C DPRD Provinsi Jateng melakukan diskusi bersama Badan Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah (BPKAD) Kota Madiun, Selasa (26/4/2022).