Pansus LKPj 2025 Berkonsultasi ke Kemendagri

IMG 20260414 WA0115

Tugiman B. Semita. (foto faisol ganang)

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Provinsi Jateng, Selasa (14/4/2026), berkonsultasi ke Kemendagri. Hal itu dilakukan sebagai langkah awal memperkuat pembahasan LKPj Gubernur Tahun Anggaran 2025.

Ketua Pansus, Tugiman B. Semita, beserta anggota pansus diterima Muji selaku Kasubdit Wilayah III Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah & DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri. Dalam pertemuan itu, pansus mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai mekanisme penyusunan LKPj, termasuk indikator penilaian kinerja kepala daerah yang menjadi tolok ukur evaluasi DPRD. Selain itu, dibahas pula tata cara monitoring dan evaluasi yang harus dilakukan secara sistematis dan sesuai regulasi.

Tugiman menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam penyusunan serta evaluasi LKPj. Hal itu penting agar laporan yang disusun tidak hanya bersifat administratif, tapi juga berkualitas dan akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan diskusi mendalam terkait mekanisme penyusunan LKPJ, proses evaluasi dan tindak lanjut rekomendasi DPRD. Pansus juga menyampaikan berbagai catatan strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pansus juga mencatat perlunya penguatan kapasitas fiskal daerah di tengah tingginya ketergantungan terhadap pemerintah pusat. Dengan adanya koordinasi yang lebih baik antara pusat dan daerah, diharapkan kualitas LKPj dapat meningkat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Di akhir pertemuan, Tugiman menyampaikan penyerahan laporan LKPj ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat, LKPj diharapkan tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi juga menjadi dasar perbaikan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (ganang/red.)

Berita Terkait

  • Desa Wisata Jadi Pengungkit Ekonomi

    SURAKARTA – Keberadaan desa wisata ternyata mampu menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat setempat. Bahkan pada 2020 saja saat pandemi Covid-19 tinggi, keberadaan desa wisata mampu bertahan meski jumlah pengunjung sangat minim.

  • Dukungan Pusat Dinantikan untuk Pengembangan Pariwisata

    JAKARTA – Komisi B DPRD Jateng menginginkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata memberikan konsep dari pengembangan pariwisata yang dapat turut serta mengangkat perekonomian lokal lewat UMKM. Konsep tersebut nantinya  akan diimplementasikan ke dalam draf Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan di Jateng.

  • Komisi B Tertarik Pengelolaan Museum HM Soeharto

    YOGYAKARTA – Kekaguman tergambar saat rombongan Komisi B DPRD Jawa Tengah melihat Museum HM. Soeharto di Desa Kemusuk, Argomulyo Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Rabu (28/12/2022). Museum tersebut dibangun atas prakarsa alm H Probosutedjo (salah satu adik HM Soeharto), diresmikan pada 8 Juni 2013.

  • Komisi D Apresiasi Penyelesaian Perbaikan RTLH

    SLAWI – Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tegal terdata masih ada sebanyak 277 rumah sudah selesai diperbaiki. Dalam pantauan Komisi D salah satu rumah milik warga, di Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Kamis (2/5/2024) terbantu dengan pembangunan rumah miliknya sehinga laik huni dan disinggahi. 

  • Ketua DPRD: Media Siber Perlu Tangkal Hoaks

    SEMARANG – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto menghadiri Konferensi Wilayah (Konferwil) II Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jateng, Sabtu (28/11/2020). Dalam acara itu, Bambang mengatakan saat ini banyak informasi secara masif dengan mudah masuk ke dunia media sosial sehingga informasi palsu/ bohong (hoaks) pun dengan mudah pula menyebar.