Komisi E DKI Sharing Penanganan Covid-19

IMG 20210607 WA0034

BAHAS COVID. Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta berkunjung ke DPRD Provinsi Jateng, Kamis (3/6/2021), membahas penanganan Covid-19 di Jateng. (foto cahya dwi prabowo)

GEDUNG BERLIAN – Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta berkunjung ke DPRD Provinsi Jateng, Kamis (3/6/2021). Kunjungan itu diterima di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, oleh Kasubag Protokol Humas Setwan Provinsi Jateng Yohan Fitriadi.

Kunjungan yang dipimpin Iman Satria selaku Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, maksud kunjungan tersebut terkait sejauh mana perkembangan penanganan Covid-19 di Jateng. “Tujuan kami ke Jateng, bagaimana sejauh ini penanganan Covid, khususnya pasca lebaran,” ujar Iman.

Sementara, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Anggara Wicitra menanyakan soal perkembangan vaksinasi di Jateng untuk pelayan publik. “Bagaimana dengan Vaksinasi Pelayan Publik di Jateng,” tanya Anggara.

Dijelaskan Yohan Fitriadi, pasca lebaran diakui ada tren kenaikan Covid-19 di Jateng, adapun daerah yang menjadi perhatian yakni Kabupaten Kudus. Pimpinan DPRD melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Anggota di Daerah Pemilihan (Dapil) sudah memantau perkembangan terhadap kenaikan dimaksud. 

“Pimpinan melalui AKD dan Anggota di Dapil sedang memantau tren kenaikan di Kudus,” ucapnya. 

Sementara terkait Vaksinasi Pelayan Publik, lanjut dia, sudah dilaksanakan di Jateng. “Termasuk, Pimpinan dan Anggota DPRD Jateng sudah melaksanakan vaksinasi,” tandasnya. (cahyo/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • RAPAT PARIPURNA: Rumuskan Renja, Pokir DPRD 2027, & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (3/9/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas beberapa agenda. Diantaranya persetujuan rencana kerja (renja) DPRD 2027, persetujuan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD 2027, dan Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 & Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026/2027

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Aliansi Jateng Guyub Sampaikan Aspirasi ke DPRD & Pemprov Jateng

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng membuka ruang dialog untuk mengawal tuntutan yang disampaikan Aliansi Jateng Guyub kepada Pemerintah Provinsi. Sejumlah aspirasi warga dari berbagai daerah itu pun mulai ditindaklanjuti, mulai dari persoalan penyediaan truk angkutan tebu hingga peninjauan aktivitas tambang Galian C

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam